Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Populer

GORONTALO TERPOPULER: Eksekusi Rumah di Kelurahan Bugis Tuai Kontroversi - Video Asusila Siswa

Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Jumat (25/4/2025).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER: Eksekusi Rumah di Kelurahan Bugis Tuai Kontroversi - Video Asusila Siswa
TribunGorontalo.com
BERITA POPULER - Kolase foto proses eksekusi rumah, Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, pihak tergugat kasus sengketa lahan, dan tersangka kasus pencurian kabel tembaga. Simak berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Kamis (24/4/2025).

Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak Rabu kemarin.

Berita pertama mengenai eksekusi rumah di Kelurahan Bugis Kota Gorontalo yang menuai kontroversi.

Selanjutnya, kasus viralnya video dua siswa SMA di Kabupaten Gorontalo.

Berita populer terakhir berkaitan dengan 3 pencuri kabel tembaga di Desa Oluhuta tertangkap.

Eksekusi Rumah di Kelurahan Bugis Dinilai Salah Sasaran, Pihak Tergugat Kini Lapor Polda Gorontalo

LAPOR POLISI - Dewi Purnama Sari dan Kuasa Hukumnya Usman Mobonggi menunjukkan sertifikat dari Badan Pertahanan Nasional. Pihak tergugat kini melaporkan pemohon atas tuduhan pengrusakan rumah.
LAPOR POLISI - Dewi Purnama Sari dan Kuasa Hukumnya Usman Mobonggi menunjukkan sertifikat dari Badan Pertahanan Nasional. Pihak tergugat kini melaporkan pemohon atas tuduhan pengrusakan rumah. (TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)

Eksekusi rumah di Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, kini berbuntut panjang.

Kini Afandi Surya Ningrat dan Ratna Lause selaku tergugat mengaku keberatan atas tindakan pemohon tersebut.

Kuasa Hukum tergugat, Usman Mobonggi, menyatakan bahwa proses eksekusi yang dilakukan justru tidak sesuai dengan objek perkara yang tercantum dalam amar putusan.

"Dalam amar putusan, objek yang disebutkan berada di Jalan Tuna, sedangkan lokasi yang dieksekusi itu berada di Jalan Jenderal Sujarwo. Selain itu, batas-batas tanah yang disebutkan pun berbeda," tegas Usman saat ditemui TribunGorontalo.com di lokasi eksekusi, Rabu (23/4/2025).

Lebih lanjut, Usman menyebutkan bahwa sertifikat tanah yang menjadi objek eksekusi saat ini tengah berada dalam agunan di bank.

Ia menilai tindakan pengadilan terkesan memaksakan eksekusi meski objek tidak sesuai dengan yang diputuskan.

BACA SELENGKAPNYA

Viral Video Asusila Sesama Jenis Diperankan 2 Siswa Gorontalo, Dinas Pendidikan Tegur Pihak Sekolah

VIDEO ASUSILA - Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, Since Ladji, saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Selasa (22/4/2025). Ia menegaskan sudah menegur pihak sekolah soal video asusila sesama jenis yang diperankan oleh dua siswa SMA di Kabupaten Gorontalo. (Sumber Foto: Arianto Panambang).
VIDEO ASUSILA - Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, Since Ladji, saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Selasa (22/4/2025). Ia menegaskan sudah menegur pihak sekolah soal video asusila sesama jenis yang diperankan oleh dua siswa SMA di Kabupaten Gorontalo. (Sumber Foto: Arianto Panambang). (TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)

Belakangan beredar video asusila pasangan sesama jenis yang diduga dua pelajar SMA di Kabupaten Gorontalo.

Video itu viral karena sengaja disebar melalui fitur WhatsApp Story oleh salah satu terduga pelaku.

Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo terjun langsung ke sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, Since Ladji, membenarkan bahwa pelaku tindakan asusila merupakan siswa SMA di Kabupaten Gorontalo.

Namun, ia menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak terjadi di lingkungan sekolah.

“Setelah saya cek ke MKKS dan kepala sekolah, kami dapati bahwa salah satu dari anak itu memang siswa SMA di Kabupaten Gorontalo," ungkap Since saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Selasa (22/4/2025).

"Tapi peristiwanya tidak terjadi di sekolah. Kami masih menjajaki lebih lanjut asal sekolah dan identitas pasti siswa yang terlibat,” tambahnya.

Since mengaku belum menonton video viral itu. Namun Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo telah menegur pihak sekolah

BACA SELENGKAPNYA

3 Pencuri Kabel Tembaga di Desa Oluhuta Gorontalo Tertangkap, 1 Pelaku Masih di Bawah Umur

PENCURI KABEL - Potret dua tersangka pencurian kabel tembaga dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Bone Bolango, pada Rabu (23/4/2025). Satu pelaku tidak dihadirkan karena masih di bawah umur.
PENCURI KABEL - Potret dua tersangka pencurian kabel tembaga dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Bone Bolango, pada Rabu (23/4/2025). Satu pelaku tidak dihadirkan karena masih di bawah umur. (Nurfiska K Rahman/ Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo)

Polres Bone Bolango menangkap tiga pencuri kabel tembaga di Desa Oluhuta, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Dalam konferensi pers, Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, menjelaskan para pelaku beraksi di kawasan perusahaan yang sudah lama tidak beroperasi. Mereka mengambil kabel tembaga dari mesin dinamo.

 "Setelah tiba di lokasi, para pelaku memotong kabel tembaga dari bagian dinamo. Kabel-kabel tersebut kemudian dimasukkan ke dalam dua karung dan dibawa pergi dari tempat kejadian," ungkap Kapolres.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial MFD (21), AP (19), dan MDL yang masih di bawah umur. 

MDL tidak dihadirkan dalam konferensi pers, hanya dua tersangka saja.

Proses hukum terhadap MDL akan diproses melalui mekanisme peradilan anak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 

BACA SELENGKAPNYA

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved