Berita Viral
Hati-hati 15 Obat Herbal dan Suplemen Ini Beredar di Indonesia Mengandung Zat Kimia Berbahaya
Hati-hati ada 15 obat herbal dan suplemen yang mengandung zat kimia berbahaya yang sudah beredar di Indonesia
TRIBUNGORONTALO.COM -- Hati-hati ada 15 obat herbal dan suplemen yang mengandung zat kimia berbahaya.
Pasalnya 15 obat dan suplemen ini sudah beredar di Indonesia.
Jika masyarakat mengonsumsi obat dan suplemen ini bisa mengganggu metabolisme tubuh.
Dilansir dari Kompas.com, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis daftar 15 obat bahan alam (OBA) dan suplemen kesehatan (SK) yang mengandung bahan kimia obat (BKO) dari negara lain.
Baca juga: Waspada! 9 Produk Makanan Ini Mengandung Babi Berlabel Halal Jangan Sampai Ketipu
Hal itu sebagai tindak lanjut dari temuan otoritas pengawas obat dan makanan Thailand serta Brunei Darussalam berdasarkan pengawasan pada periode Januari-Februari 2024.
15 obat bahan alam dan suplemen kesehatan tersebut merupakan produk yang tidak terdaftar di BPOM.
Adapun BKO yang terkandung tersebut antara lain sildenafil, sibutramin, fluoksetin, tadalafil, dan orlistat.
Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan agar pelaku usaha selalu menjalankan usahanya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan.
Baca juga: 10 Calon Pengganti Paus Fransiskus Pasca Meninggal Dunia yang Bakal Pimpin Umat Katolik
“Sesuai dengan konsep tiga pilar pengawasan obat dan makanan, yaitu pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat,” ucap Taruna melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (9/4/2025).
“Pelaku usaha memegang tanggung jawab terhadap integritas produk yang dimiliki dan bagi pelaku usaha yang terbukti melanggar, maka akan dikenakan sanksi berat sampai dengan sanksi pidana,” lanjutnya.
Bahaya BKO
Taruna menyampaikan sejumlah bahaya dari mengonsumsi obat bahan alam dan suplemen kesehatan yang mengandung BKO.
Kandungan BKO dapat menimbulkan efek samping berupa kehilangan penglihatan dan pendengaran, nyeri dada, serta pusing.
Baca juga: Oknum Dokter PPDS di UI Rekam Mahasiswi Mandi, Tersangka Ternyata Pria Beristri
BKO juga dapat mengakibatkan pembengkakan mulut, bibir, dan wajah, serta stroke, serangan jantung, bahkan berujung kematian.
“Penggunaan BKO juga dapat menyebabkan kerusakan hati apabila dikonsumsi dalam jangka panjang atau dosis tinggi,” ujar Taruna. Baca juga: BPOM Cabut Izin Edar 3 Susu yang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dytkjdtkmuk.jpg)