Pemkab Bone Bolango

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Rakor Bersama Pemdes dan OPD, Selaraskan Visi Misi Pembangunan

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi membuka rapat koordinasi (rakor) pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Senin (21/4/2025).

|
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
Humas Pemkab Gorontalo
RAPAT KOORDINASI - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat memberikan sambutan di depan Pemdes dan OPD Kabupaten Gorontalo. Bupat Sofyan membuka rapat koordinasi (rakor) tentang penyampaian pokok-pokok kebijakan restorasi tata kelola pemerintahan Kabupaten Gorontalo, Senin (21/4/2025). (Sumber Foto: Humas Pemkab Gorontalo) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi membuka rapat koordinasi (rakor) pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Senin (21/4/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efesien, transparan dan akuntabel.

Dalam rakor tersebut Sofyan Puhi mengundang pemerintah desa, kecamatan hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertempat di Gedung Convention Center, Kasmat Lahay Limboto.

Sofyan Puhi mengungkapkan bahwa rakor ini dalam rangka untuk menyatukan visi dan misi bersama.

"Termasuk beberapa program yang perlu dikoordinasikan sampai ke tingkat desa," ungkapnya saat diwawancarai.

Selain itu rakor ini juga untuk penyesuaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sehingga membutuhkan informasi dari tingkat bawah agar kebijakan yang akan diambil ke depan bisa sesuai dan tepat sasaran.

"Itu juga butuh informasi dari pemerintah desa agar supaya mereka bisa cepat menyesuaikan dan bisa berkolaborasi," terangnya.

Adapun restorasi tata kelola pemerintahan meliputi tiga pilar utama:

1. Transparansi dan akuntabilitas 

Kata Sofyan, tranparansi di sini bukan sekadar tentang membuka akses informasi. Tetapi juga tentang bagaimana memastikan setiap proses pengambilan kebijakan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

"Kita harus mengedepankan prinsip open goverment di mana masyarakat tidak hanya jadi penonton tapi aktif terhadap pengawasan," bebernya.

2. Sinergi dan Kolaborsi

Sofyan menyebut para OPD tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan tata kelola yang baik.

"Kita harus memutus sekat-sekat birokrasi yang selama ini menjadi penghambat kolaborasi," tegasnya.

Ia menekankan pentingnya membentuk task force lintas OPD untuk menanggapi isu-isu strategis.

"Seperti pengentasan kemiskinan, stunting, dan pengembangan umum," terang Sofyan.

3. Inovasi berbasis teknologi 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved