Kasus Judi Online

99 Persen Admin Judi Online di Kamboja Rupanya Warga Indonesia

Fakta mengejutkan terungkap dari pengakuan seorang mantan pekerja situs judi online (judol) di Kamboja.

Editor: Wawan Akuba
TribunJakarta
ADMIN JUDOL -- Rupanya 99 persen admin judi online di Kamboja rata-rata warga Indonesia. Hal itu seperti diungkapkan oleh seorang eks admin yang memutuskan berhenti. 

TRIBUNGORONTALO.COM — Fakta mengejutkan terungkap dari pengakuan seorang mantan pekerja situs judi online (judol) di Kamboja.

Febby Febriadi, pria asal Bekasi, mengungkap bahwa mayoritas pekerja di industri ilegal itu berasal dari Indonesia.

Febby, 27 tahun, sempat bekerja sebagai admin di salah satu perusahaan judol di Kamboja selama tujuh bulan.

Ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh posisi dalam operasional perusahaan diisi oleh warga negara Indonesia.

Posisi itu dimulai dari admin, supervisor, hingga manajemen atas atau petinggi-petingginya adalah orang Indonesia.

"Jumlah karyawannya bisa mencapai sekitar dua ribuan orang. Dan 99 persen di antaranya itu orang Indonesia," ujar Febby saat diwawancarai, Jumat (18/4/2025).

Febby mengaku direkrut dengan janji pekerjaan sebagai videografer oleh temannya.

Namun, setibanya di Kamboja, ia justru ditempatkan sebagai admin judi online.

Ia bahkan diberikan target tinggi dan tekanan kerja yang berat.

Setiap hari, ia diwajibkan mendapatkan 100 transaksi deposit dan menarik minimal 10 pengguna baru.

Jika target tidak tercapai, para admin akan mendapat sanksi berupa tekanan mental dan verbal.

"Saya pernah dimaki-maki, dihina dengan kata-kata kasar, bahkan pakai kata-kata hewan," ungkapnya.

Tak tahan dengan lingkungan kerja yang menurutnya toksik, Febby akhirnya memilih mundur dan pulang ke Indonesia pada 17 November 2024.

Namun keputusannya itu harus dibayar mahal.

Karena keluar sebelum kontrak kerja satu tahun selesai, ia dikenai denda sebesar Rp 23 juta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved