Berita Viral
Dokter di Malang Tolak Serahkan Diri Padahal Lecehkan Pasien Pakai Steteskop, Korban Kini Gelisah
Kasus pelecehan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan alias dokter kini makin bertambah. Dulunya di Garut sekarang di Malang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sdfgbhaef.jpg)
Namun karena kondisinya tak membaik, pada malam harinya, QAR kembali lagi ke rumah sakit tersebut untuk diobservasi lalu dipindahkan ke ruangan kamar VIP.
Keesokan harinya pada 27 September 2022, hasil rontgen pasien akhirnya keluar.
QAR sempat terkejut karena yang memberitahu lewat WA tentang hasil rontgen itu bukanlah nomor rumah sakit, melainkan nomor dari dokter AY.
Mulanya, korban QAR berpikiran positif karena hanya sekadar mengabarkan hasil rontgen.
Baca juga: Heboh Polisi di Pangkep Sulsel Digerebek di Kamar Hotel Bareng Istri Orang, Terancam 9 Bulan Penjara
Tetapi, AY justru semakin intens melakukan chat yang justru mengarah ke hal pribadi.
"Di dalam chat-nya, AY tanya kabar saya lalu tanya sudah tidur kah sambil juga menawarkan kopi. Tetapi chat itu tidak saya balas, karena saya merasa dokter kok seperti ini," jelas QAR.
Ketika menjalani rawat inap, tiba-tiba AY melakukan kunjungan ke kamar korban sambil membawa stetoskop.
Saat itu, QAR sedang dijenguk oleh temannya dan kemudian temannya itu berpamitan pulang.
Tabiat aneh pelaku pun mulai terlihat, dimulai saat AY menutup seluruh gorden kamar inap lalu menyuruh QAR membuka baju rawat inapnya.
"Alasannya mau diperiksa dan meski sudah tidak nyaman, tapi masih menuruti. Setelah itu, AY menyuruh saya buka bra," ungkap QAR.
"Dari situ saya mulai berpikir, kok jadi seperti ini dan hal itu membuat saya bingung sekaligus ketakutan. Akhirnya, saya menuruti dan membuka bra," lanjutnya.
Baca juga: Penumpang Batik Air Ini Viral Gegara Bercanda Bawa Bom dalam Pesawat, Diblacklist Seumur Hidup
Setelah itu, AY melakukan pemeriksaan dengan cara menempelkan stetoskop ke bagian dada kiri dan kanan sekaligus terus menyenggol bagian sensitif dari QAR.
Tak lama kemudian, AY pun mengeluarkan handphone-nya.
"Saya bilang, ngapain dok kok mengeluarkan HP. Si AY menjawab mau balas WA teman, jadi posisinya tangan kanan masih pegang stetoskop menempel di dada kanan saya dan tangan satunya memegang HP," jelas QAR.
"Tetapi, posisi HP nya itu berada tepat mengarah ke dada saya. Langsung saya tarik baju ke atas dan menutup bagian dada, dan saya bilang ke AY mau tidur istirahat," imbuhnya.