Minggu, 15 Maret 2026

Berita Viral

Dokter di Malang Tolak Serahkan Diri Padahal Lecehkan Pasien Pakai Steteskop, Korban Kini Gelisah

Kasus pelecehan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan alias dokter kini makin bertambah. Dulunya di Garut sekarang di Malang.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Dokter di Malang Tolak Serahkan Diri Padahal Lecehkan Pasien Pakai Steteskop, Korban Kini Gelisah
KOLASE - SURYAMALANG.COM/KUKUH KURNIAWAN
ILUSTRASI - Kasus dugaan pelecehan seksual oleh dokter di rumah sakit Persada Hospital Malang, Jatim, memasuki babak baru seiring korban, berinisial QAR (31) melapor ke Polresta Malang Kota, Jumat (18/4/2025). Terungkap modus dokter AY sebelum lecehkan para korban. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus pelecehan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan alias dokter kini makin bertambah.

Dulunya di Garut sekarang di Malang.

Namun anehnya, dokter ini tolak menyerahkan dirinya saat dilaporkan ke pihak kepolisian.

Padahal dirinya diduga melecehkan pasiennya saat sedang dirawat inap.

Dilansir dari TribunJatim.com, kronolohi dugaan pelecehan seksual kali ini diunggah oleh akun X @Malangraya_info pada Selasa (15/4/2025), dengan judul 'Viral dugaan aksi pelecehan yang terjadi di salah satu RS Swasta di Kota Malang'.

Unggahan tersebut berisi utas mengenai curhatan korban.

Baca juga: Curanmor di Gresik Viral Beraksi saat Salat Subuh, Nyamar Pakai Sarung dan Peci, 2 Menit Motor Raib

QAR bercerita bahwa kejadian tak menyenangkan yang dialaminya itu terjadi pada September 2022, saat ia berlibur ke Malang.

"Pada bulan September itu, saya berangkat sendirian ke Malang buat liburan. Tetapi karena saya ini orangnya ringkih, akhirnya saya mengalami sakit," ujar QAR saat dikonfirmasi lewat telepon pada Rabu (16/4/2025), dilansir SuryaMalang.com.

Korban lalu mencari informasi secara online tentang rumah sakit terbaik di Malang dan diarahkan ke salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

"Lalu di tanggal 26 September 2022 sekira jam 01.00 WIB dinihari, saya menuju ke Persada Hospital dan masuk lewat Instalasi Gawat Darurat (IGD). Lalu, di situ saya ketemu dengan dokter berinisial AY dan diperiksa terus sempat diinfus," papar QAR.

Dalam pemeriksaan tersebut, QAR didiagnosa mengalami sinusitis dan vertigo berat serta harus dilakukan pemeriksaan rontgen.

Namun, hasil rontgen tersebut rupanya tidak langsung keluar.

Baca juga: Masih di Harga Rp2 Juta, Berikut Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 20 April 2025

Terduga pelaku AY lalu mengarahkan QAR ke bagian meja perawat dan diminta untuk memberikan nomor kontak WhatsApp.

"AY ini bilang untuk menyerahkan nomor kontak Whatsapp (WA) ke meja suster. Alasannya, hasil rontgen akan dikirim oleh pihak rumah sakit ke nomor WA saya," sebut QAR.

Setelah itu, korban diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved