Berita Populer Gorontalo
GORONTALO TERPOPULER: 5 Fakta Kasus Pengobatan Sesat di Ilotedia hingga Cerita Iman Penjual Cabai
Simak tiga berita populer di Gorontalo dalam Gorontalo Terpopuler hari ini, Jumat (18/4/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/stjhsryjnry.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Simak berita Gorontalo Terpopuler hari ini, Jumat (18/4/2025).
Gorontalo Terpopuler adalah kumpulan tiga berita yang paling banyak dibaca oleh pembaca.
Gorontalo terpopuler ini juga meliputi berita tentang peristiwa, cerita menarik dari para warga hingga politik.
Seperti berita pertama Gorontalo Terpopuler yakni 5 fakta kasus pengobatan sesat.
Baca juga: 5 Hiu Paus Botubarani Kini Terkoneksi ke Satelit, Pergerakannya Dipantau Pakai GPS
Berita kedua adalah Logistik PSU dilepas Gusnar
Dan berita ketiga Gorontalo Terpopuler adalah cerita Iman, pria asal Jawa Barat jualan cabai.
Berikut tiga berita Gorontalo Terpopuler, Jumat (18/4/2025).
1. 5 Fakta Kasus Pengobatan Sesat di Ilotidea Kabupaten Gorontalo, Anak-anak jadi Tumbal
Kasus dugaan praktik pengobatan sesat di Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, menggemparkan warga setempat.
Baca juga: Indonesia Cari Pasar Ekspor Baru di Eropa dan Australia Akibat Tarif Dagang AS
Praktik ini mulai menghebohkan warga sejak diviralkan seorang pengguna media sosial Facebook pada Rabu (16/4/2025).
Seorang perempuan paruh baya yang dikenal sebagai tukang pijat tradisional mendadak menjadi sorotan karena diduga melakukan ritual pengobatan yang tak lazim.
Sebab, ia melibatkan anak-anak. Berikut ini lima fakta penting yang perlu diketahui dari kasus ini:
2. Logistik PSU Dilepas Gusnar, 116 TPS di Gorontalo Utara Siap Gelar Pemungutan Suara
Baca juga: iPhone 6s Kini Masuk Kategori HP Lawas, Cek Harga HPnya di April 2025
Gubernur Provinsi Gorontalo, Gusnar Ismail, secara resmi melepas distribusi logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pilkada Gorontalo Utara, Jumat (18/4/2025).