Hiu Paus Gorontalo

5 Hiu Paus Botubarani Kini 'Terkoneksi' ke Satelit, Pergerakannya Dipantau Pakai GPS

Sebanyak lima ekor hiu paus di Wisata Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, kini dilengkapi dengan penanda satelit (tagging).

|
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
facebook/gusckam.luphinchay
HIU PAUS GORONTALO - Seorang pengunjung Hiu Paus Gorontalo berfoto di perahu kaca. Sebagai informasih jika hiu paus di wilayah ini dilengkapi tagging satelit. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak lima ekor hiu paus di Wisata Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, kini dilengkapi dengan penanda satelit (tagging).

Pemasangan perangkat ini dilakukan oleh pihak Konservasi Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo.

Tujuannya untuk mengawasi populasi hiu paus di wilayah tersebut.

Abdy Hasan, perwakilan dari Konservasi Indonesia, menjelaskan bahwa tagging dilakukan untuk memantau pergerakan hiu paus di perairan Botubarani.

Baca juga: Indonesia Cari Pasar Ekspor Baru di Eropa dan Australia Akibat Tarif Dagang AS

“Kami memasang penanda satelit di sirip hiu paus, yang kemudian akan mengirimkan sinyal ke satelit untuk melacak kemana mereka bergerak,” ungkap Abdy kepada Tribun Gorontalo pada Jumat (18/4/2025).

Pemasangan tagging bertujuan untuk mendalami pola migrasi hiu paus serta mendukung upaya pengelolaan yang lebih baik terhadap spesies ini.

“Ini untuk pengelolaan hiu paus itu sendiri,” jelasnya, menekankan bahwa keberadaan tagging sangat penting dalam upaya pelestarian satwa ini.

Pemasangan yang Aman dan Terjamin Etis

Meskipun teknologi ini melibatkan pemasangan alat di tubuh hiu paus, Abdy memastikan bahwa proses pemasangan tidak membahayakan hewan tersebut.

“Pemasangan tagging ini sudah melalui sidang etik dan proses permohonan penelitian di Indonesia, jadi kami pastikan ini aman,” tegasnya.

Pemasangan tagging pertama kali dilakukan di Botubarani pada Desember 2022.

Tahun ini, Konservasi Indonesia kembali melanjutkan program ini dengan memasang penanda satelit pada dua individu hiu paus pada 17-18 April 2025.

Selain itu, Hartati Isima dari Satuan Unit Organisasi Pengelola Kawasan Konservasi Teluk Gorontalo menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya serupa yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Pada 2022, kami berhasil memasang dua tagging, kemudian pada 2023 satu satelit, dan kini kami kembali menambahkan dua unit bantuan satelit,” terangnya.

Botubarani: Pusat Kemunculan Hiu Paus di Gorontalo

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved