Minggu, 22 Maret 2026

Mahasiswa UNG Hanyut

Kondisi Fiqri Fariz Pakaya Diungkap sang Ayah, Belum Bisa Makan Pascabencana Air Bah

Kondisi Fiqri Fariz Pakaya (21) diungkap ayah kandungnya, Kisman Pakaya. Menurut Kisman, Fiqri belum bisa memakan makanan berat.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kondisi Fiqri Fariz Pakaya Diungkap sang Ayah, Belum Bisa Makan Pascabencana Air Bah
Mohamad Ziad Adam
KELUARGA KORBAN – Kisman Pakaya, ayah dari Fiqri Fariz Pakaya, korban selamat insiden KKN Bulawa, saat menceritakan anaknya hanyut. Rabu (16/4/2025). Kisman mengungkap kondisi Fiqri di RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo. 

"Kita ingin memastikan bahwa mereka dalam kondisi yang baik dan mendapatkan perawatan yang tepat," bebernya.

Rektor UNG berharap dapat meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan mahasiswa saat melakukan kegiatan KKN di lapangan.

"Kita tidak ingin kejadian seperti ini terjadi lagi, dan kita harus memastikan bahwa mahasiswa kita aman dan selamat saat melakukan kegiatan KKN," pungkasnya.

Kronologi

Diketahui para korban merupakan mahasiswa Teknik Geologi angkatan 2022 UNG yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango.

Insiden berawal ketika 10 mahasiswa melakukan pemetaan di area pegunungan Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 10.00 Wita.

Setelah itu, mereka turun sekitar pukul 16.00 Wita.

Namun tiba-tiba mereka diterjang air bah. Para mahasiswa itu terseret arus.

Beberapa di antaranya tertahan di bebatuan. Sementara empat mahasiswa jatuh ke bawah.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Pusat Studi KKN, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPPM) Universitas Negeri Gorontalo, Rosbin Pakaya, Selasa (15/4/2025) malam.

"Setelah melakukan pemetaan (di gunung), mereka turun sekitar jam 3 atau jam 4 sore," kata Rosbin melalui videobyang diterima TribunGorontalo.com.

"Tiba-tiba ketika mereka turun itu ada air bah yang tiba-tiba menghantam mereka," ungkapnya.

Berikut Identitas mahasiswa yang meninggal dunia:

1. Nama : Sri Magferah Mamonto
Umur : 21 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Pekerjaan : Mahasiswa UNG Fakultas MIPA
Alamat : Desa Tadoi, Kecamatan Inobonto, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara

2. Nama : Alfateha Ahdania Ahmadi
Umur : 21 tahun
Pekerjaa : Mahasiswa UNG Fakultas MIPA
Alamat : Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara

3. Nama : Regina Malaka
Umur : 21 Tahun
Pekerjaan : Mahasiswa UNG Fakultas MIPA
Alamat : Desa Taduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved