Kamis, 19 Maret 2026

Mahasiswa UNG Hanyut

Kondisi Fiqri Fariz Pakaya Diungkap sang Ayah, Belum Bisa Makan Pascabencana Air Bah

Kondisi Fiqri Fariz Pakaya (21) diungkap ayah kandungnya, Kisman Pakaya. Menurut Kisman, Fiqri belum bisa memakan makanan berat.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kondisi Fiqri Fariz Pakaya Diungkap sang Ayah, Belum Bisa Makan Pascabencana Air Bah
Mohamad Ziad Adam
KELUARGA KORBAN – Kisman Pakaya, ayah dari Fiqri Fariz Pakaya, korban selamat insiden KKN Bulawa, saat menceritakan anaknya hanyut. Rabu (16/4/2025). Kisman mengungkap kondisi Fiqri di RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo. 

(Laporan: Mohamad Ziad Adam/Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo)

TRIBUNGORONTALO.COM – Kondisi Fiqri Fariz Pakaya (21) diungkap ayah kandungnya, Kisman Pakaya.

Menurut Kisman, Fiqri belum bisa memakan makanan berat.

Hal itu dikarenakan bibir Fiqri baru saja dijahit akibat gigi patah. Di dahinya juga terdapat lima jahitan.

Fiqri hanya bisa mengonsumsi jus menggunakan sedotan karena rahangnya masih kaku.

Ia saat ini dirawat intensif di RSUD Aloe Saboe, Kota Gorontalo.

Kisman mengatakan semua biaya pengobatan ditanggung oleh pihak Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Oleh karenanya, Kisman Pakaya menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pihak kampus.

“Tadi saya dengar dari pihak kampus, katanya semua biaya ditanggung sampai anak saya sembuh. Kata Pak Rektor juga begitu,” ujar Kisman kepada TribunGorontalo.com, Rabu (16/4/2025).

Tubuh Fiqri hingga sekarang masih lemas. Ia kerap dibopong jika mau ke kamar mandi.

“Yang penting sekarang anak saya bisa pulih dulu. Saya juga sementara tinggal di rumah anak saya yang baru menikah, supaya dekat dari rumah sakit,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sebelumnya pihak keluarga panik mendengar kabar Fiqri hanyut di sungai.

Ibu kandung Fiqri bahkan sempat pingsan saat mendengar informasi bahwa anaknya diduga meninggal.

"Penanganan korban menjadi prioritas, dan untuk biaya pengobatan, pihak kampus akan menanggung seluruhnya hingga kondisi mahasiswa kami pulih," ujar Eduart.

Eduart juga menyebutkan bahwa dari 10 mahasiswa, tiga meninggal dunia dan tujuh lainnya selamat.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved