Rabu, 18 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

Jajaran Birokrasi UNG Bakal Tinjau Mahasiswa KKN yang Terseret Air Bah di Kecamatan Bulawa Gorontalo

Pihak birokrasi kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan menyambangi mahasiswa KKN di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Jajaran Birokrasi UNG Bakal Tinjau Mahasiswa KKN yang Terseret Air Bah di Kecamatan Bulawa Gorontalo
Kolase TribunGorontalo.com
BENCANA BANJIR : Rektorat Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kamis (1/2/2024). Birokrasi UNG akan menyambangi para mahasiswa yang menjadi korban saat proses KKN di Bulawa, Bone Bolango, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pihak birokrasi kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan menyambangi mahasiswa KKN di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (16/4/2025).

Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Amir Arham saat dikonfirmasi pagi tadi di ruangannya.

"Insya Allah kita menunggu pak rektor," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (16/4/2025).

Baca juga: Atas Kasus Dugaan Pelecehan Terhadap Pasien Ibu Hamil, Dokter Syafril Dirdaus Dapat Sanksi Berat

Kata Amir mereka masih menunggu Rektor UNG, Eduart Wolok yang akan tiba dari luar daerah siang ini. 

Sementara itu jajaran birokrasi lainnya telah lebih dulu berada di lokasi.

Masing-masing dari mereka yakni dekan dan wakil dekan fakultas mipa, kepala dan sekretaris LPPM dan ketua program studi (prodi).

"Semuanya ada di lapangan,"imbuhnya.

Baca juga: Rektor UNG Perketat Pengawasan Kegiatan Mahasiswa Di Luar Kampus Imbas Insiden KKN di Bulawa

Kata Amir, menurut informasi yang ia terima, tiga korban yang telah dinyatakan meninggal dunia telah diantar ke keluarganya masing-masing.

Setiap jenazah diantar menggunakan ambulans dan didampingi masing-masing dosen.

Sementara itu, Amir belum bisa memberikan keterangan soal tujuh korban yang dinyatakan selamat.

Terpisah saat dikonfirmasi, Direktur RSUD Tombulilato, Milyadi Maksum mengungkapkan jika benar sudah ada tiga korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Basarnas Gorontalo Ungkap Detik-detik Evakuasi Mahasiswa UNG yang Diterjang Air Bah, Medan Berat

"Korban meninggal dunia ke 3 tiba di RSUD Tombulilato pukul 00.53 Wita semalam," ungkap Milyadi.

Berikut update data penanganan korban, Rabu (16/4/2025) pukul 09.00 Wita.

1. Lk. FFP, alamat palele sulawesi tengah (luka-luka) sudah dibawa ke RSAS dan dijemput oleh ambulans dari RSAS

2. Pr. SMM, alamat Inobonto Sulawesi Utara (MD) telah diantar pukul 23.30 wita dgn ambulans RS.

3. Pr. AA alamat ratatotok Sulawesi utara (MD) telah diantar pukul 00.03 wita oleh ambulans RS

4. ⁠Pr. RM asal buntulia pohuwato (MD), tiba di RS pukul 00.53 wita dan telah dijemput oleh ambulans dari  pohuwato sekitar pukul 02.00 wita.

Rektor UNG Perketat Pengawasan Kegiatan Mahasiswa Di Luar Kampus Imbas Insiden KKN di Bulawa

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan lebih memperketat pengawasan mahasiswanya yang akan berkegiatan di luar kampus.

Hal itu ditegaskan oleh rektor UNG, Eduart Wolok saat menyambangi mahasiswa jurusan Teknik Geologi yang menjadi korban Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bulawa.

Ada 10 mahasiswa yang saat itu tengah melakukan penelitian saat KKN di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Baca juga: Kisah Abdurrahman di Boalemo Gorontalo Bercita-cita Jadi Paskibraka, Demi Banggakan Orang Tua

Karena lokasi penelitiannya berada di pegunungan, sehingga ketika mereka turun tidak sadar ada air bah yang ikut turun.

Akhirnya mereka semuanya terseret arus air bah.

Insiden mahasiswa Teknik Geologi UNG di Bulawa ini kata Eduart menjadi peringatan keras.

"Kita akan akan memperketat posisi anak-anak yang akan melakukan penelitian lapangan, ini akan menjadi warning untuk KKN di mana saja," tegasnya.

Eduart menambahkan bahwa sebelum mahasiswa akan turun KKN, pihak kampus akan memberikan pembekalan yang ekstra kepada mereka.

Baca juga: Gunung Lewotobi NTT Kembali Meletus, Ledakan Terdengar hingga Jarak 50 Km

Ketika mahasiswa berada di lokasi KKN pun, pengawasan masih terus dilakukan.

"Selama ini sudah kita ingatkan bahkan sebelum terjun KKN sudah pasti ada pembekalan dan sebagainya dan tetap kita akan terus tingkatkan pengawasan ke depannya," ucapnya.

Atas insiden mahasiswa KKN di Bulawa ini pun UNG telah mengambil langkah strategis.

Seperti menarik sementara mahasiswa KKN dari lokasi di wilayah terjadinya musibah.

Lalu bagi para korban yang selamat selanjutnya akan diberi pendampingan untuk pemulihan kesehatan dan tarumanya.

Baca juga: Update Pemakaman 3 Mahasiswa KKN Gorontalo, Dilaksanakan Serentak Pagi Ini

"Langkah awal yang kita ambil sudah melakukan koordinasi dengan Tim SAR, rumah sakit untuk melakukan proses evakuasi dan rehabilitasi," lanjutnya.

Untuk tiga orang mahasiswa yang meninggal dunia saat KKN sudah diantarkan langsung ke kampung halamannya.

Sedangkan dua mahasiswa yang berhasil selamat masih sementara dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Aloe Saboe dan Tombulilato.

Sementara itu, sisanya sudah dipulangkan kembali ke rumah masing-masing guna menjalani pemulihan.

Baca juga: Fiqri Fariz Pakaya Mahasiswa UNG Korban Air Bah Dirujuk ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo

Selanjutnya, pihak kampus akan melakukan pemantauan termasuk rehabilitasi pasca tragedi.

Rektor pun berencana akan menghadiri takziyah untuk mahasiswa yang meninggal dunia.

"Pemantauan ini akan terus kita lakukan, karena ini sudah komitmen dan tanggung jawab kita dan saya rencana akan bertakziah langsung," tegasnya.

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved