Rabu, 11 Maret 2026

Mahasiswa UNG Hanyut

Fiqri Fariz Pakaya Mahasiswa UNG Korban Air Bah Dirujuk ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo

Fiqri Fariz Pakaya (21) mahasiswa Teknik Geologi Universitas Negeri Gorontalo dirujuk ke RSUD Aloei Saboe.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Fiqri Fariz Pakaya Mahasiswa UNG Korban Air Bah Dirujuk ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo
Istimewa
REKTOR JENGUK MAHASISWA - Potret Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Eduart Wolok saat mengenjuk Fiqri Fariz Pakaya (21) mahasiswa Teknik Geologi yang dirujuk ke RSUD Aloei Saboe. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Fiqri Fariz Pakaya (21) mahasiswa Teknik Geologi Universitas Negeri Gorontalo dirujuk ke RSUD Aloei Saboe.

Fiqri diketahui merupakan korban bencana air bah di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Gorontalo, pada Selasa (16/4/2025).

Ia berhasil selamat setelah berenang ke tepian. Namun wajahnya harus dijahit akibat luka robek.

Sebelumnya Fiqri dirawat di RSUD Tombulilato, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Mahasiswa yang bertugas sebagai Koordinator Desa Dunggilata itu berasal dari Desa Kowala Besar Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ayah, ibu, dan kakak kandung Fiqri telah berada di RSUD Aloei Saboe

Mereka berangkat sekitar pukul 01.00 Wita dari Buol dan tiba di Gorontalo pukul 07.00 Wita.

Tampak ibu Fiqri terisak melihat anaknya diperban di dahi kanannya. Ayah korban menemani di samping.

Awalnya pihak keluarga mendapatkan informasi simpang siur mengenai kondisi Fiqri.

Setelah memastikan Fiqri selamat dari bencana, keluarga langsung berangkat menuju Gorontalo.

Pihak keluarga kini menunggu Fiqri pulih.

Pagi ini Rektor UNG Eduart Wolok menjenguk Fiqri.

Sebelumnya Eduart memastikan UNG akan memberikan bantuan kepada para mahasiswa korban bencana air bah.

Baca juga: Mahasiswa Teknik Geologi UNG Gorontalo Korban Air Bah Baru 48 Hari Mengabdi di Desa Dunggilata

Kronologi kejadian

Diketahui para korban merupakan mahasiswa Teknik Geologi angkatan 2022 UNG yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango.

Insiden berawal ketika 10 mahasiswa melakukan pemetaan di area pegunungan Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 10.00 Wita.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved