Rabu, 4 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Guncang Jawa Barat Rabu Siang 16 April 2025

Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah perairan selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu siang pukul 12.12 WIB.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Guncang Jawa Barat Rabu Siang 16 April 2025
BMKG
GEMPA BUMI -- Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Selatan Sukabumi pada Rabu siang 16 April 2025, Tak Dirasakan Warga 

TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah perairan selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu siang pukul 12.12 WIB.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 7.25° Lintang Selatan dan 106.60° Bujur Timur, dengan kedalaman 42 kilometer.

Episentrum gempa terletak sekitar 40 kilometer barat daya Kecamatan Palabuhanratu, salah satu wilayah pesisir selatan Sukabumi yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.

Meski kekuatan gempa cukup signifikan, getaran tidak dirasakan oleh masyarakat sekitar dan tidak menimbulkan kepanikan.

Kedalaman Jadi Faktor Penentu

Menurut analisis BMKG, kedalaman hiposenter yang mencapai 42 km merupakan salah satu alasan utama mengapa gempa ini tidak dirasakan di permukaan.

Gempa bumi dengan kedalaman menengah seperti ini umumnya memiliki penyebaran gelombang yang lebih luas, namun intensitasnya melemah sebelum mencapai daratan.

Gempa berkedalaman menengah biasanya tidak menyebabkan kerusakan, dan jika energinya tidak cukup besar, maka getarannya pun nyaris tak terasa.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG juga menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, karena tidak cukup dangkal dan tidak memicu pergeseran dasar laut secara vertikal dalam skala besar.

Beberapa desa terdekat dari pusat gempa antara lain Desa Cikakak dan Desa Cisolok, dua wilayah yang berada di pesisir barat daya Kabupaten Sukabumi.

Namun hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan kerusakan bangunan, korban jiwa, atau gangguan layanan publik di wilayah tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.

Warga juga dianjurkan mengunduh aplikasi BMKG Mobile untuk mendapatkan pembaruan gempa secara real-time.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved