Mahasiswa UNG Hanyut
Diungkap Rektor UNG, Regina Malaka Mahasiswa Gorontalo yang Gugur saat KKN Rupanya Anak Tunggal
Duka mendalam civitas Universitas Negeri Gorontalo (UNG) atas wafatnya tiga mahasiswi Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MAHASISWA-GEOLOGI-Rektor-UNG-saat-diwawancarai-TribunGorontalocom.jpg)
Proses Pemakaman
Proses pemakaman tiga mahasiswa KKN Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dilaksanakan secara serentak pagi ini, Rabu (16/4/202.
Sebagai informasi ketiga mahasiswa ini meninggal dunia akibat terseret arus sungai saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Bone Bolango.
Adapun ketiga mahasiswa korban meninggal tersebut dimakamkan di kampung halaman masing-masing:
1.Regina Malaka – dimakamkan di Marisa, Kabupaten Pohuwato
2.Sri Maghfira Mamonto – dimakamkan di Inobonto, Sulawesi Utara
3.Alfateha Ahdania Ahmadi – dimakamkan di Ratatotok, Sulawesi Utara
Informasi yang diterima redaksi TribunGorontalo.com, pihak kampus turut mendampingi proses pemakaman para korban.
Misalnya di Inobonto, jenazah Sri Maghfira didampingi oleh Dekan FMIPA, Wakil Dekan III, serta Ketua Jurusan Ilmu dan Teknologi Kebumian.
Sementara di Ratatotok, jenazah Alfateha diantar oleh Ketua Penjaminan Mutu FMIPA, Kaprodi Teknik Geologi, serta dua dosen pembimbing lapangan (DPL).
Untuk jenazah Regina Malaka di Marisa, turut hadir Wakil Dekan I, Ketua Jurusan Ilmu Lingkungan, dan Ketua Jurusan Matematika FMIPA.
Setelah dari Inobonto, Dekan FMIPA UNG dan tim akan menuju Posko KKN di Bulawa guna memastikan proses pemulangan seluruh mahasiswa KKN, baik korban selamat maupun keluarga korban.(*)