Rabu, 18 Maret 2026

Remaja Gorontalo Jatuh di Jembatan

Keluarga Bantah Tudingan Salsabilah Ibrahim Minum Miras sebelum Jatuh di Jembatan Potanga Gorontalo

Pihak keluarga Salsabilah Ibrahim (17) membantah tudingan yang menyudutkan korban.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Keluarga Bantah Tudingan Salsabilah Ibrahim Minum Miras sebelum Jatuh di Jembatan Potanga Gorontalo
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
REMAJA HANYUT - Potret keluarga Salsabilah Ibrahim sangat terpukul mendengar informasi anggota keluarganya hanyut di Jembatan Potanga, Kota Gorontalo, Senin (14/4/2025). Keluarga mencurigai korban dibunuh oleh pacarnya. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pihak keluarga Salsabilah Ibrahim (17) membantah tudingan yang menyudutkan korban.

Sebelumnya Salsabilah disinyalir ikut pesta minuman keras (miras) bersama teman-temannya sebelum dinyatakan hilang pada Senin (14/4/2025) dini hari Wita.

Saat dikonfirmasi, Marten Abdullah selaku sepupu Salsabilah, mengatakan korban dikenal lebih sering di rumah.

“Orangnya biasa saja, tidak banyak berinteraksi. Dia lebih sering di rumah,” ujar Marten kepada TribunGorontalo.com, Senin (14/4/2025).

Sementara itu, nenek Salsabillah mengaku terpukul dengan tudingan yang menyudutkan cucunya tersebut.

“Dia (Salsabilahh) sangat cantik dan sosok pendiam. Tidak benar itu kalau ada yang bilang dia minum-minuman. Dia bukan anak seperti itu,” ucapnya sembari menyeka air mata.

Sebelumnya, keluarga Salsabilah Ibrahim menaruh curiga korban dibunuh oleh pacarnya.

Sebelum dikabarkan jatuh di Jembatan Potanga, Salsa disebut tidak memiliki masalah dengan keluarga.

"Ada baik-baik di rumah, tidak ada masalah," kata Marten kepada TribunGorontalo.com, Senin (14/4/2025). 

Salsa dikenal sebagai sosok pendiam dan penurut.

Marten Abdullah selaku sepupu korban, mengatakan Salsa dijemput pacarnya sebelum kejadian.

Adanya informasi jika Salsa telah mengonsumsi miras langsung ditepis Marten.

Pihak keluarga justru merasa janggal dengan keterangan pacar Salsa.

"Dia dibunuh itu, tidak mungkin terpeleset jatuh," ujar nenek Salsa sambil sesenggukan. 

Di sisi lain, Kapolsek Kota Barat AKP Pomil Montu, belum dapat memastikan adanya dugaan pembunuhan.

"Sekarang masih pemeriksaan, sehingga dugaan itu belum bisa kita pastikan," tegasnya.

Hingga kini, keluarga terus berharap Salsabilahh segera ditemukan, dan kebenaran soal insiden jatuhnya dari jembatan segera terungkap.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami penyebab kejadian.

Kapolsek Kota Barat, IPTU Pomil Montu mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa dua orang saksi, termasuk pacar korban.

“Masih ada empat saksi lagi yang akan diperiksa. Kita juga sedang menunggu hasil rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian,” jelas IPTU Pomil.

Polisi belum menyimpulkan apakah insiden ini murni kecelakaan, bunuh diri, atau mengarah pada dugaan pembunuhan.

Keluarga berharap penyelidikan dapat berjalan transparan dan menemukan titik terang atas apa yang sebenarnya terjadi pada Salsabilahh.'

Baca juga: BREAKING NEWS: Salsabilah Ibrahim Remaja 17 Tahun Jatuh di Jembatan Potanga Gorontalo

Salsabilah diduga loncat ke Sungai

Menurut Kapolsek Kota Barat, AKP Pomil Montu, kejadian berawal dari Salsabilah Ibrahim dijemput pacarnya.

Setelah itu, keduanya menemui teman-temannya di dekat jembatan Potanga, pada Minggu (13/4/2025) malam.

Rombongan remaja ini sempat jalan-jalan menggunakan bentor, sebelum akhirnya berhenti di sekitar Jembatan 2 Buladu sekitar pukul 23.00 Wita.

Di lokasi itu, korban sempat curhat soal masalah dengan pacarnya. 

Beberapa saat kemudian, sang pacar datang ke lokasi. 

Di situlah terjadi cekcok antara keduanya.

Bahkan sempat terjadi ketegangan antara pacar korban dan salah satu saksi.

Setelah kejadian itu, korban pergi sendirian menuju Jembatan Potanga, yang berjarak sekitar 400 meter.

Lima menit berselang, pacarnya menyusul.

"Berdasarkan keterangan pacar korban, saat ia tiba di Jembatan Potanga, korban sudah melompat ke sungai," kata AKP Pomil.

Namun, polisi belum bisa memastikan apakah korban bunuh diri atau ada unsur lain dalam insiden ini.

Dalam pemeriksaan, pacar korban menyebut Salsabilah punya masalah dengan keluarganya.

Sementara dari saksi lain, korban justru sempat mengaku sedang bermasalah dengan pacarnya.

"Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Saat ini kita juga menunggu rekaman CCTV di sekitar TKP untuk menguatkan kronologi yang ada," tutur Pomil.

Baca juga: Terungkap Penyebab Remaja Gorontalo Jatuh di Jembatan Potanga, Salsabilah Sempat Curhat dengan Teman

Awal kejadian

Salsabilah Ibrahim terjatuh di Jembatan Potanga, Jalan Raya Eyato, Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Insiden ini terjadi sekira pukul 00.00 Wita, Senin (14/4/2025).

Menurut Marten Abdullah, sepupu korban, Salsabilah keluar rumah usai dijemput pacarnya.

"Sekitar jam 12 malam, cowoknya bilang korban terpeleset di Jembatan Potanga," ungkap Marten kepada TribunGorontalo.com, Senin.

Pihak keluarga merasa ada banyak yang janggal saat kejadian tersebut sehingga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota Barat.

Berdasarkan penelusuran TribunGorontalo.com di lokasi, sejumlah warga mendengar informasi bahwa korban sempat lari-lari di sekitar jembatan berteriak minta tolong. 

Namun karena hanya masalah pacaran, warga sekitar tidak begitu menggubris teriakan korban.

Baru setelah mengetahui ada wanita jatuh ke sungai, ingatan mereka langsung kepada suara teriakan tersebut.

Adapun orang tua dan nenek korban sangat terpukul.

Mereka masih menunggu kabar baik dari Basarnas Gorontalo. 

Basarnas Gorontalo hingga sekarang masih menyusuri Sungai Bulango tempat korban terakhir kali terlihat.

 


(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved