Berita Nasional
3.000 Rumah Sitaan KPR Bank Mandiri Bakal Dilelang Mulai dari Rp100 Juta
Bank Mandiri bakal melakukan pelelangan terhadap rumah hasil sitaan. Rumah tersebut berjumlah sekira 3.000 akan dilelang mulai dari harga Rp100 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/etrhswrthrhj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Bank Mandiri bakal melakukan pelelangan terhadap rumah hasil sitaan.
Rumah tersebut berjumlah sekira 3.000 akan dilelang mulai dari harga Rp100 juta.
Rumah yang dilelang ini adalah rumah yang disita akibat Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) bermasalah.
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Minggu Gorontalo Utara Naik: Cabai Rp 80 Ribu, Tomat Rp20 Ribu Sekilo
Langkah ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan harga yang lebih terjangkau.
Dilansir dari Kompas.com, Vice President Mortgage and Product Development Bank Mandiri, Ruby Indra, mengatakan rumah-rumah tersebut sudah lengkap secara dokumen dan siap dilelang kepada publik.
"Sudah lengkap dokumennya dan siap ditawarkan melalui lelang," kata Ruby, dikutip dari Kontan, Minggu (13/4/2025).
Total nilai rumah sitaan yang akan dilelang mencapai sekitar Rp 1 triliun.
Baca juga: UNG Raih Peringkat Quartile 2 Jurnal Terindeks Scopus Melalui Jambura Law Review Fakultas Hukum
Sebagian besar rumah tersebut merupakan rumah tapak dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Ruby menjelaskan, harga rumah yang dilelang ditawarkan sekitar 50 persen lebih murah dibandingkan harga pasar.
Bahkan, harga awal lelang dimulai dari Rp 100 juta.
Sebanyak 500 unit atau sekitar 16,67 persen dari total aset yang disiapkan berada di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), dengan total nilai mencapai Rp 300 miliar.
Penawaran ini dinilai menarik bagi masyarakat yang ingin tinggal di wilayah Jabodetabek dengan biaya lebih rendah.
Baca juga: Penyanyi Asal Amerika Viral Gegara Sebut Indonesia Tong Sampah Dunia Mirip India
Berdasarkan data dari btnproperti.co.id, median harga rumah pada Januari–Februari 2024 tercatat cukup tinggi, seperti di Jakarta Barat mencapai Rp 2,32 miliar, sedangkan di Bogor Rp 347 juta, Depok Rp 838 juta, Tangerang Rp 321 juta, dan Bekasi Rp 330 juta.
Sementara itu, menurut data Rumah123 per Maret 2025, harga properti di kawasan tersebut masih mengalami tren kenaikan tahunan. Jakarta naik 0,1 persen (year-on-year/yoy), Bogor 0,7 persen, Depok 0,2 persen, dan Bekasi 2,2 persen hingga Februari 2025.
Bisa Dibiayai dengan Skema KPR Lelang