Gempa Bumi
Gempa Magnitudo 2,9 Guncang Laut Barat Daya Bengkulu, Berpusat Dekat Perairan Maje
Gempa bumi dengan magnitudo 2,9 terjadi di perairan barat daya Provinsi Bengkulu pada Sabtu siang (12/4/2025) pukul 13.26 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/UPDATE-GEMPA-HARIAN-Gempa-bumi-dengan-magnitudo-29-terjadi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 2,9 terjadi di perairan barat daya Provinsi Bengkulu pada Sabtu siang (12/4/2025) pukul 13.26 WIB.
Informasi ini berdasarkan data awal yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara real-time.
Gempa tercatat terjadi pada koordinat 4,29° Lintang Selatan dan 102,34° Bujur Timur, dengan kedalaman 25 kilometer.
Lokasi episenter berada di laut, sekitar 35 kilometer barat daya dari wilayah pesisir Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Bengkulu.
BMKG menyampaikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Belum Ada Laporan Getaran Dirasakan
Hingga berita ini disusun, belum ada laporan dari masyarakat atau instansi terkait mengenai gempa ini dirasakan di permukaan.
Belum dilaporkan pula adanya kerusakan atau dampak lain yang ditimbulkan oleh kejadian ini.
Informasi bersifat sementara dan dapat diperbarui seiring masuknya data lanjutan dari pos pemantauan gempa dan laporan masyarakat.
Karakteristik Tektonik: Magnitudo Kecil, Kedalaman Menengah
Gempa yang terjadi memiliki magnitudo 2,9 dan tergolong kecil dalam skala kekuatan.
Sementara kedalamannya 25 km, yang termasuk dalam kategori kedalaman menengah-dangkal.
Dalam konteks aktivitas seismik, gempa berkekuatan kecil dengan kedalaman menengah seperti ini umumnya tidak menimbulkan kerusakan dan memiliki getaran yang terbatas pada area sekitar episenter, terutama jika terjadi di laut.
Secara umum, semakin dangkal gempa, semakin besar potensi getaran terasa di permukaan, meskipun magnitudonya kecil.
Namun karena lokasi gempa kali ini berada di laut dan jauh dari pusat permukiman, dampaknya kemungkinan minimal.
Wilayah Aktif Gempa