Gempa Bumi
Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Sabtu Pagi 12 April 2025, Dangkal Guncang Pesisir Barat Sumatera
Satu lagi gempa bumi dangkal mengguncang wilayah Indonesia pada Sabtu pagi (12/4/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PADANG-PARIAMAN-Satu-lagi-gempa-bumi-dangkal-mengguncang.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Satu lagi gempa bumi dangkal mengguncang wilayah Indonesia pada Sabtu pagi (12/4/2025).
Kali ini, guncangan terasa di pesisir barat Sumatra Barat, tepatnya di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, sekitar pukul 09.37 WIB.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada koordinat 0,08° Lintang Selatan dan 100,07° Bujur Timur, dengan kedalaman hanya 10 kilometer.
Titik gempa ini berada di darat, sekitar 25 kilometer timur laut dari Kota Padang, dan masuk dalam wilayah administratif Kecamatan 2x11 Kayu Tanam di Padang Pariaman.
Kedalaman 10 Km: Berisiko Menimbulkan Guncangan Signifikan
Seperti halnya gempa yang terjadi sebelumnya di Kolaka, gempa di Padang Pariaman ini juga tergolong dangkal, dengan kedalaman hanya 10 km.
Menurut para ahli, gempa dangkal meski tidak selalu berkekuatan besar, namun efeknya terhadap permukaan bisa lebih merusak dibandingkan gempa dalam.
“Gempa dangkal seperti ini bisa menimbulkan guncangan kuat terutama jika berada dekat permukiman. Potensi kerusakan struktural bisa lebih tinggi,” ujar Dr. Dewi Yuliani, pakar kegempaan dari Universitas Andalas.
Warga Berhamburan ke Luar Rumah
Getaran dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah seperti Kota Padang, Bukittinggi, dan Agam.
Di media sosial, warga melaporkan perabot rumah bergoyang dan sempat terjadi kepanikan, terutama di kawasan pasar dan sekolah. Beberapa aktivitas sempat dihentikan sementara.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan atau korban dari BPBD maupun pemerintah daerah.
Wilayah pesisir barat Sumatra merupakan salah satu kawasan paling aktif secara seismik di Indonesia karena berada di dekat zona subduksi Mentawai, tempat lempeng Indo-Australia menyusup ke bawah lempeng Eurasia.
Aktivitas gempa di wilayah ini umumnya terjadi akibat pergerakan antarlempeng dan sesar lokal di sepanjang Patahan Sumatra.
“Gempa ini bisa jadi berkaitan dengan aktivitas pada segmen patahan Sumatra atau zona subduksi di barat Sumatra.
Kita perlu menunggu analisis mekanisme sumber dari BMKG untuk memastikan,” jelas Dr. Yuliani.
BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami, Tapi Tetap Waspada
BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami, karena tidak terjadi di bawah laut dan tidak memiliki mekanisme yang memicu pergerakan vertikal dasar laut. Meski begitu, masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.
| Baru Saja Terjadi! Gempa Bumi di Pesisir Jawa Sabtu 28 Februari 2026, Kedalaman 10 Km |
|
|---|
| Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Rabu Sore 25 Februari 2026, Cek Lokasi |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Dirasakan 24 Februari 2026! Terjadi di Darat Pulau Jawa |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi! Gempa Magnitudo Perairan Jawa, Terjadi Malam Hari |
|
|---|
| Terkini! Gempa Bumi Senin Siang 23 Februari 2026, Cek Lokasi hingga Kedalama |
|
|---|