Kriminal Gorontalo
Pemuda di Gorontalo Terancam Gagal Daftar TNI Akibat Dikeroyok hingga Bahu Kanan Terlepas
Muhammad Faiz Susanto (20), pemuda asal Kelurahan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh seorang preman
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fgjtukrthj.jpg)
Terlebih menurut keterangan dokter bahu korban harus dioperasi karena mengalami dislokasi
Namun, pihak keluarga lebih memilih untuk membawanya tempat ahli pijat, agar kesempatan mengikuti pendaftaran TNI masih memiliki peluang.
Baca juga: Tampang Penampilan Lisa Mariana Disorot, Beda Jauh dengan di Instagram
"Kejadian ini benar-benar merugikan klien kami secara fisik maupun psikologis. Apalagi ia sedang berjuang untuk masa depan dengan mendaftar ke TNI," tambah Ramlan.
Pihak keluarga korban menyebut bahwa A ini memang dikenal sebagai preman sekitar.
Dengan laporan ini, keluarga korban berharap pihak kepolisian segera menindaklanjutinya.
Baca juga: Mediasi Berhasil, Andi Indalan dan Debt Collector Sepakat Cabut Laporan di Polresta Gorontalo Kota
"Awalnya mereka sempat minta mediasi, tapi tidak ada titik temu. Karena itu, kami resmi melaporkan kasus ini sebagai tindakan penganiayaan dan pengeroyokan," pungkas Ramlan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah menerima secara resmi laporan korban yang didampingi kuasa hukumnya. (*)
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)