Human Interest Story
Nurhalizah Duslan Mahasiswi Gorontalo Cerita Pengalaman Kuliah Sambil Kerja, Penuh Tantangan
Nurhalizah Duslan (20),warga Paguyaman Pantai, Gorontalo, menceritakan pengalamannya bekerja sambil kuliah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nurhalizah-Duslan.jpg)
Waktu tidur yang minim juga menjadi tantangan tersendiri. Apalagi kampusnya berada di Suwawa, sedangkan rumahnya di Kota Gorontalo.
"Kadang saya pulang malam dan takut di jalan. Pernah juga saya terlambat ke kampus karena kurang tidur," jelas Nurhaliza.
Rasa lelah dan keinginan untuk menyerah sering muncul, namun semangatnya tak pernah pudar.
"Saya yakinkan diri saya bisa. Saya ingin meringankan beban kakak-kakak saya," ujar Nurhalizah.
Keluarga awalnya sempat melarangnya bekerja karena khawatir mengganggu kuliah. Tapi setelah diyakinkan, mereka mendukung keputusannya.
Meski penuh tantangan, ia bersyukur memiliki lingkungan kerja yang ramah dan mendukung.
"Teman-teman di Taruna baik, bos saya juga baik. Kebersamaan di sana sangat berarti," katanya.
Baginya, manfaat terbesar dari kuliah sambil bekerja adalah kemampuan mengatur waktu dan belajar mandiri.
"Waktu itu berharga sekali. Saya belajar mengatur waktu, belajar tanggung jawab, dan tetap bisa menyelesaikan tugas walau harus bekerja," tandasnya.
(TribunGorontalo.com/Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo)