Ditampar Kades Gorontalo
Kesal Diteriaki 'Janji Palsu', Kades Buhu Gorontalo Tampar Warganya di Kantor Desa
Kepala Desa Buhu, Mohamad Daud Adam, diduga menampar seorang warganya sendiri.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KADES-TAMPAR-WARGA-Kepala-Desa-Kades-Buhu-Telaga-Gorontalo.jpg)
Ia mengaku sempat meminta maaf kepada kepala desa atas keributan tersebut, namun permintaan itu ditolak.
Tak hanya kekerasan fisik, Danial mengaku keluarganya juga menerima ancaman dari Mohamad Daud Adam.
“Dia bilang, kalau kami ada keperluan di desa, silakan urus di desa lain. Kami juga akan dikeluarkan dari daftar bantuan,” tutur Danial.
Lebih lanjut, kades itu juga diduga mengucapkan ancaman serius terhadap keselamatan mereka.
“Dia bilang, kalau saya bunuh kalian di sini juga boleh. Silakan lapor,” tegas Danial menirukan.
Atas insiden itu, Danial dan keluarganya telah melaporkannya ke Polsek Telaga Jaya.
Saat dikonfirmasi di rumah pribadinya, Mohamad Daud Adam membantah tudingan telah mengancam warganya.
“Saya tidak pernah mengancam seperti itu,” ucapnya.
Namun, Mohamad Daud Adam mengakui bahwa ia sempat menampar Djakaria.
Menurutnya, tindakan itu merupakan reaksi spontan karena merasa dihina secara langsung.
“Saat saya tegur, dia malah memperlihatkan wajahnya seakan menantang untuk dipukul. Refleks saya tampar pipi kirinya,” ujarnya.
Ia juga mengklaim sempat mendapat tamparan balik dari Djakaria.
“Anak itu melawan. Saya juga sempat ditampar,” kata Mohamad Daud Adam.
Kepala desa itu mengatakan telah berupaya meminta maaf dengan datang ke rumah Danial, namun hanya bertemu dengan istrinya karena Danial tidak berada di rumah.
Kasus ini kini dalam penanganan aparat Polsek Telaga Jaya. (*)