Human Interest Story
Kanen Nento 20 Tahun Berprofesi Wartawan, Berhenti karena UU Pers Kini Buka Usaha Bengkel
Kanen Nento (72), mantan wartawan senior menceritakan pengalamannya 20 tahun menjadi pewarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kenan-nento-mantan-wartawan.jpg)
Penghasilannya pun fluktuatif sesuai jumlah perbaikan kendaraan.
"Pendapatan saya per hari tidak menentu, tergantung dari pengunjungnya," jelas Kanen.
Ia tidak memiliki karyawan, sehingga semua pekerjaan dilakoni sendirian.
Baca juga: Fakta-fakta Kades Buhu Gorontalo Pukuli Warga, Diduga Ancam Bunuh Korban hingga Setop Bantuan
Sesekali ia mengusap peluh tanpa pernah mengeluh.
Ia bersyukur akan pekerjaan yang dijalaninya, entah sebagai wartawan, maupun usaha bengkel.
Kenan ingin terus produktif walaupun tenaganya kian berkurang.
Semua itu dilakukan demi menghidupi keluarga tercinta.
"Sekarang saya tinggal hanya dengan istri. Anak-anak saya banyak," tukas Kenan.
(TribunGorontalo.com/Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo)