Nilai Rupiah
Nilai Rupiah Makin Terpuruk, Hampir Sentuh Rp17 ribu Per Dollar AS & Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
Nilai tukar rupiah terus melemah dan mendekati level psikologis 17.000 per dollar AS. Rupiah dibuka di level Rp16.898 per dollar Amerika Serikat (AS).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nilai-Rupiah-dshfgsgdfgdbdcca.jpg)
Sehingga tekanan terhadap nilai tukar Rupiah telah terjadi di pasar NDF di tengah libur panjang pasar domestik dalam rangka Idulfitri 1446H.
Baca juga: Pedagang di Terminal Andalas Gorontalo Mulai Bongkar Lapak, Minta Wali Kota Sediakan Lahan Baru
Baca juga: Presiden Prabowo Tak Setuju Koruptor Dihukum Mati: Namun Apa Yang Dicuri Harus Dikembalikan
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, intervensi di pasar off-shore (Non Deliverable Forward / NDF) dilakukan Bank Indonesia secara berkesinambungan di pasar Asia, Eropa, dan New York.
BI juga akan melakukan intervensi secara agresif di pasar domestik sejak awal pembukaan tanggal 8 April 2025 dengan intervensi di pasar valas (Spot dan DNDF) serta pembelian SBN di pasar sekunder.
BI juga akan melakukan optimalisasi instrumen likuiditas Rupiah untuk memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan domestik.
"Serangkaian langkah-langkah Bank Indonesia ini ditujukan untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah serta menjaga kepercayaan pelaku pasar dan investor terhadap Indonesia," kata Ramdan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com