Selasa, 3 Maret 2026

Wartawan Palu Tewas

Wartawan Situr Wijaya Ditemukan Tewas di Hotel, Penjelasan Polisi dan Respons Keluarga

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Arfan Sipayung mengungkapkan awal mula penemuan jasad seorang wartawan tersebut.

|
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Wartawan Situr Wijaya Ditemukan Tewas di Hotel, Penjelasan Polisi dan Respons Keluarga
Handover/Jafarbuaisme
PEMAKAMAN SITUR WIJAYA - Sejumlah warga menghadiri proses pemakaman jurnalis dan pendiri media online InSulteng.id, Situr Wijaya, Minggu (6/4/2025). /Via Tribun Palu 

Atas izin keluarga, jasad korban kemudian dilakukan autopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Untuk hasil autopsi kan kita tunggu hasil visum luarnya," kata Arfan, Sabtu (5/4/2025), dilansir TribunJakarta.com.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus jurnalis ditemukan tewas sendirian di kamar hotel ini.

Polisi juga memeriksa CCTV yang ada di area hotel tersebut guna mengetahui penyebab tewasnya SW apakah karena dibunuh atau tidak.

"Sampai saat ini sudah tiga orang dari pihak hotel yang kami mintai keterangan," terang Arfan.

Beda Penjelasan Polisi

Polisi telah merilis hasil penyelidikan sementara terkait kasus tewasnya Situr Wijaya.

Polisi menjelaskan terkait rekaman CCTV yang merekam gerak-gerik Situr Wijaya sebelum tewas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan Situr sempat terekam bersama seorang saksi berinisial V pada Kamis (3/4/2025) sebelum ditemukan tewas.

Lalu, setelah itu tidak terlihat adanya orang yang masuk atau keluar dari kamar Situr.

"Berdasarkan analisa CCTV, sejak saksi V bersama korban saat masih hidup pada tanggal 3 April 2025, pukul 18.50 WIB sampai dengan mayat korban ditemukan, tidak ada orang lain yang memasuki kamar korban dan korban juga tidak terpantau keluar kamar," kata Ade Ary dalam keterangan tertulis kepada Tribunnews.com, Minggu (6/4/2025).

Namun, terkait sosok V tersebut, Ade Ary tidak menjelaskan lebih lanjut. Ia hanya menjelaskan bahwa saksi berjenis kelamin perempuan.

"(Saksi) seorang perempuan," tuturnya.

Selain itu, Ade Ary juga membeberkan hasil autopsi sementara terhadap jenazah Situr Wijaya di mana di paru-paru korban terdapat infeksi.

Dia menjelaskan infeksi tersebut diduga merupakan penyakit tuberkulosis (TBC).

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved