Lebaran Gorontalo
Pasca Lebaran Idul Fitri, Sejumlah Toko di Kota Gorontalo Mulai Beroperasi Kembali
Meskipun beberapa toko masih menutup sementara, banyak pusat perbelanjaan yang telah buka sejak H-2 setelah Lebaran, dengan pengunjung yang kembali
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KAWASAN-PERTOKOAN-Geliat-ekonomi-di-kawasan-pertokoan-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pasca perayaan Lebaran Idulfitri 1446 H, sejumlah toko di Kota Gorontalo mulai kembali beroperasi.
Meskipun beberapa toko masih menutup sementara, banyak pusat perbelanjaan yang telah buka sejak H-2 setelah Lebaran, dengan pengunjung yang kembali memadati area perbelanjaan.
Dari pantauan Tribun Gorontalo, Rabu (2/4/2025), sebagian besar toko di kawasan Jalan S Parman telah beroperasi, termasuk Informa Gorontalo dan Karsa Utama, yang sudah buka sejak H-2 Lebaran.
Area perbelanjaan ini terlihat ramai dikunjungi warga. Begitu pula di Jalan Sultan Hasanuddin, di mana warga mulai membongkar tenda yang sebelumnya digunakan untuk pasar senggol.
Baca juga: Jadwal KM Ciremai Kapal Pelni April 2025: Hari Ini Berangkat dari Sorong ke Ambon
Di beberapa lokasi lain, seperti Jalan Imam Bonjol, beberapa toko seperti Tokoh Ira telah beroperasi, meskipun ada beberapa tempat seperti gedung Columbus yang masih tutup.
Sementara itu, toko-toko di Jalan Prof. Dr. HB Jassin, yang terkenal dengan pusat penjualan handphone, juga telah kembali beroperasi.
Kondisi arus lalu lintas di Kota Gorontalo pasca Lebaran terpantau normal.
Volume kendaraan sedikit berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya, dengan dominasi kendaraan roda dua, diikuti oleh roda tiga dan roda empat.
Becak motor (Bentor) yang biasa menghiasi jalan-jalan utama, terlihat berjejeran di sekitar pusat perbelanjaan seperti Rumah Pernik (Rupe) di Jalan HOS Cokroaminoto, yang sudah buka sejak pagi dan tetap ramai dikunjungi masyarakat.
Warga Puspita Djufri menyampaikan kegembiraannya melihat toko-toko yang sudah kembali buka.
Menurutnya, kebutuhan dapur meningkat setelah Lebaran, terutama menjelang Hari Raya Ketupat yang biasanya dirayakan oleh masyarakat Gorontalo.
"Kebutuhan dapur untuk ketupat dan keperluan lainnya sangat meningkat, apalagi banyak tamu yang datang," ujarnya.
Beberapa pasar, termasuk Pasar Sentral, juga sudah kembali beroperasi.
Namun, meskipun pasar sudah buka, pengunjung masih terbilang sepi.
Di sisi lain, masyarakat di Gorontalo diperkirakan akan mengalami mobilitas tinggi menjelang Hari Raya Ketupat, yang biasanya juga diiringi dengan berbagai kegiatan masyarakat.
Dengan beroperasinya kembali sebagian besar toko dan pasar, aktivitas perekonomian di Kota Gorontalo mulai pulih pasca Lebaran, sementara masyarakat juga tengah mempersiapkan diri untuk menyambut perayaan Hari Raya Ketupat yang jatuh tak lama lagi. (*)