Berita Boalemo

Jalan Potong Lahumbo Boalemo Gorontalo Rusak Parah

Sejumlah pengendara mengeluhkan rusaknya Jalan Potong Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Penulis: Nawir Islim | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/NAWIRISLIM
JALAN RUSAK - Banyak lubang di Jalan Potong Lahumbo Boalemo Provinsi Gorontalo. Padahal jalan ini menjadi akses utama pemudik saat lebaran Idulfitri, Senin (1/4/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah pengendara mengeluhkan rusaknya Jalan Potong Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Mereka mengeluhkan jalan yang dilintasi kendaraan lintas Sulawesi justru rusak parah.

Akibatnya mengganggu arus lalu lintas terutama pemudik lebaran

Rahmat Andam (35) warga Sulawesi Utara mengaku kaget saat pertama kali melewati jalan tersebut ternyata rusak parah

Ia yang mengendarai mobil bersama keluarganya harus ekstra hati-hati karena banyak lubang di sepanjang jalur.

“Saya baru pertama kali mudik lewat sini, ternyata jalannya rusak parah. Banyak lubang yang cukup dalam, jadi harus sering mengurangi kecepatan. Kalau nggak hati-hati, bisa saja kendaraan terguling atau mengalami kerusakan,” ujar Rahmat.

Tak hanya pemudik yang menggunakan mobil, pengendara sepeda motor pun merasakan dampak buruknya kondisi jalan. 

Arif Buluati (28), seorang pemudik yang menggunakan sepeda motor, mengaku harus lebih waspada karena beberapa lubang sulit dihindari.

“Yang paling parah itu setelah jembatan Kodim. Lubangnya besar-besar dan dalam. Kalau malam hari, lebih bahaya lagi karena minim penerangan,” kata Arif.

Arif yang kerap melintasi jalan tersebut, juga mengeluhkan kondisi jalan yang semakin memburuk setiap tahunnya.

“Dulu memang sudah ada lubang-lubang kecil, tapi sekarang makin parah. Setiap hari saya lewat sini untuk bekerja, dan harus lebih ekstra hati-hati. Kalau hujan, lubangnya tertutup air, jadi lebih susah diprediksi,” keluhnya.

Hal serupa juga disampaikan Rizal (33), seorang sopir angkutan umum yang sering melewati jalur ini.

“Sebagai sopir, saya sering dapat komplain dari penumpang karena jalan ini. Mereka bilang perjalanan jadi lebih lama karena kami harus pelan-pelan menghindari lubang. Kalau nggak hati-hati, bisa kena shock mobil atau bahkan ban bocor,” ujar Rizal.

Pengendara berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar jalan potong Lahumbo bisa diperbaiki sebelum semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.

Sampah di Boalemo Gorontalo Makin Menumpuk di Hari Kedua Lebaran, Warga Keluhkan Kebersihan

SAMPAH - Sampah didepan Pasar Tradisional Tilamuta, Kabupaten Boalemo menggunung bahkan hingga menutupi setengah jalan trans Sulawesi, Senin (1/4/2025). Warga pun mengeluhkan masalah kebersihan lingkungan di Hari Kedua Lebaran.
SAMPAH - Sampah didepan Pasar Tradisional Tilamuta, Kabupaten Boalemo menggunung bahkan hingga menutupi setengah jalan trans Sulawesi, Senin (1/4/2025). Warga pun mengeluhkan masalah kebersihan lingkungan di Hari Kedua Lebaran. (TribunGorontalo.com/Nawir Islim)

Di Hari Kedua Lebaran di Boalemo, tumpukan sampah makin banyak

Sejumlah bahu jalan kini seketika menjadi tempat pembuangan sampah dadakan.

Seperti di Pasar Tradisional Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Pantauan TribunGorontalo.com, sampah di kawasan pasar tradisional ini semakin terlihat jelas.

Sampah tak hanya menghalangi trotoar tempat warga berjalan kaki, namun sebagian sudah memenuhi jalan yang kerap dilalui warga.

Sehingga kawasan tersebut terlihat kumuh dan tak terawat.

Selain mengganggu kenyamanan warga yang sedang berbelanja, tetapi juga bisa berdampak pada pengendara yang melintasi jalan utama, yang merupakan bagian dari Jalan Trans Sulawesi.

Yulianto Fitra, pengunjung pasar mengungkapkan dirinya merasa terganggu saat berkunjung ke pasar ini.

Kata Yuli, sesampainya di pasar dia langsung disambut dengan pemandangan kotor dengan bau yang menyengat.

Selain itu, Yuli mengatakan dirinya pun harus mengambil jalan alternatif lain karena trotoar sudah dipenuhi oleh sampah.

"Ini sangat mengganggu pengunjung seperti saya," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (1/4/2025).

Sementara itu, Junaedi Ibrahim, warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi sampah yang menumpuk.

Kata Junaedi, sampah yang menumpuk ini mengakibatkan bau tak sedap.

Sehingga banyak warga yang terganggu dan membuat pemandangan jadi kotor.

"Padahal, hari kedua Lebaran, seharusnya kebersihan menjadi perhatian lebih," kata Junaedi.

Dia pun berharap agar sampah yang menumpuk ini bisa segera dibersihkan mengingat masih dalam suasana lebaran.

"Warga sangat berharap agar sampah ini segera dibersihkan," katanya

Roswita Manto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Boalemo, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui adanya penumpukan sampah di sekitar Pasar Tradisional Tilamuta.

Dia pun telah menurunkan petugas kebersihan untuk membersihkan sampah di area tersebut.

Namun, kata Roswita sampah di kawasan Pasar Tradisional membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk membersihkan.

Sebab sampah tersebut tertumpuk dalam jumlah yang besar.

Ia menambahkan Dinas Lingkungan Hidup akan segera mengerahkan lebih banyak petugas untuk menangani sampah yang menumpuk di area pasar dan jalan utama.

"Kami akan segera memprioritaskan pembersihan area pasar ini dan meminta warga untuk lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya. Semoga ke depannya, kebersihan lingkungan bisa lebih terjaga," tambahnya.(*/Nawir) 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved