Jumat, 20 Maret 2026

Mudik Lebaran Gorontalo

Lonjakan Penumpang di Rute Gorontalo-Luwuk Capai 500 Orang, Pelabuhan Gorontalo Tambah Kapasitas

Kapasitas normal Pelabuhan Gorontalo yang hanya mampu menampung 300 penumpang kini harus melayani hingga 500 penumpang dalam satu keberangkatan.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Lonjakan Penumpang di Rute Gorontalo-Luwuk Capai 500 Orang, Pelabuhan Gorontalo Tambah Kapasitas
HMS
MUDIK GORONTALO -- Penumpang di Pelabuhan Gorontalo, antre ke KM Sabuk Nusantara, Minggu (23/3/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Arus mudik Lebaran tahun ini di Provinsi Gorontalo mengalami lonjakan signifikan, terutama pada rute Gorontalo-Luwuk.

Kapasitas normal Pelabuhan Gorontalo yang hanya mampu menampung 300 penumpang kini harus melayani hingga 500 penumpang dalam satu keberangkatan.

Kepala Kantor KSOP Kelas II Gorontalo, Jasra Yuzi Irawan, mengungkapkan bahwa lonjakan ini sudah diperkirakan sejak awal musim mudik.

"Antusiasme masyarakat untuk mudik ke Luwuk sangat tinggi. Bahkan, sebelum kapal berangkat, tiket sudah habis terjual melalui sistem online,” ujar Jasra dalam podcast Tribun Gorontalo.

Pada puncak arus mudik yang terjadi pada 23 Maret 2025, jumlah penumpang di rute Gorontalo-Luwuk melampaui kapasitas normal.

Dua kapal utama yang melayani rute ini, Sabuk Nusantara 76 dan Kapal Nusantara 59, berangkat dalam kondisi penuh dengan masing-masing mengangkut lebih dari 550 penumpang.

Mengantisipasi lonjakan ini, pihak pelabuhan telah berkoordinasi dengan kantor pusat untuk menambah kapasitas angkut.

“Alhamdulillah, ada penambahan meskipun tidak banyak, sekitar 50-an penumpang. Namun, ini cukup membantu mengurai kepadatan,” tambah Jasra.

Selain itu, pihak pelabuhan juga memastikan bahwa tidak ada praktik percaloan tiket di tengah lonjakan pemudik.

Dengan sistem pembelian tiket berbasis online dan pencocokan data melalui KTP, calo semakin sulit beroperasi.

“Jika masyarakat menemukan praktik calo, kami imbau untuk segera melaporkan,” tegas Jasra.

Untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman, Pelabuhan Gorontalo telah memperketat pengawasan serta menyiapkan posko terpadu yang melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan dinas terkait.

Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pemantauan arus mudik hingga 11 April 2025.

Dengan meningkatnya arus mudik tahun ini, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan layanan online guna menghindari keterlambatan serta kehabisan tiket.

Pihak pelabuhan juga terus berupaya memberikan pelayanan ekstra agar mudik Lebaran berjalan dengan lancar dan aman.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved