Jurnalis Wanita Dibunuh
5 Fakta Lain Kasus Anggota TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Tidak Hadir Lamaran hingga Disebut Posesif
Juwita ditemukan tewas di pinggir jalan di kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (22/3/2025) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-potret-Jurnalis-Juwita-23-bersama-kekasihnya-ffff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Fakta lain kasus pembunuhan terhadap Jurnalis portal berita Newsway.co.id, Juwita di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan terus terkuak.
Pembunuhnya diduga adalah sang kekasih berinisial J, Anggota TNI Angkatan Laut berpangkat Kelasi Satu.
Diketahui, Juwita ditemukan tewas di pinggir jalan di kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (22/3/2025) lalu.
Juwita sempat dikira menjadi korban kecelakaan tunggal, tetapi ternyata penyebab tewasnya Juwita lantaran dibunuh.
Berikut 5 Fakta lain di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita :
1.Kelakuan Tersangka Diduga Temperamental dan Cemburuan.
Sifat anggota TNI AL yang menjadi kekasih Juwita disebut posesif terhadap Juwita.
Rekan kerja Juwita, Devi Farah Dibamenuturkan bahwa Juwita dan J akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
Juwita sempat menunjukkan foto bersama J yang berlatar warna biru, tersimpan di dalam case ponselnya.
"Pas kita nongkrong bareng, Ju (sapaan akrab Juwita-red) sempat pamerin foto berang J dan Ju minta doa juga dan nasihat jelang menikah," katanya.
Devi mengatakan Juwita jarang bercerita tentang J. Namun, pada beberapa momen, Juwita pernah mengungkap tabiat J.
Menurut Juwita, J merupakan cowok yang temperamental dan cemburuan. "Jadi segala aktivitas Ju di rumah harus dilaporkan dan dengan siapa," tuturnya.
2. Kelasi Satu J Tidak Hadir Saat Lamaran
Kakak Juwita, Subpraja Ardinata mengungkap Juwita ternyata sudah dilamar J yang menjadi nggota Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan.
Meski telah melamar Juwita, J tidak hadir secara langsung dalam prosesi lamaran tersebut.
Sebagai gantinya, kekasih Juwita itu diwakili oleh ibu dan kakaknya.
"Bahkan, sudah ada prosesi lamaran kemarin. Posisi lamaran itu, yang bersangkutan (Kelasi J) tidak hadir, diwakilkan informasinya, mamaknya dan abangnya," katanya, dikutip dari YouTube tvOne, Kamis (27/3/2025).
Subpraja menuturkan tidak hadirnya J membuat sebagian keluarga tak mengetahui sosok maupun pribadi dari terduga pembunuh Juwita tersebut.
Bahkan, dia juga mengaku belum mengetahui dan bertemu dengan J.
"Kalau saya pribadi tidak mengenal dengan pelaku. Kalau saudari saya atau adik saya memang sudah mengenal," katanya.
Subpraja menjelaskan, setelah prosesi lamaran tersebut, keluarga sudah mempersiapkan pernikahan Juwita dengan J.
Dia mengatakan prosesi pernikahan direncanakan akan dilakukan pada Mei 2025. Namun, Subpraja tidak mengetahui tanggal pastinya.
Keluarga Juwita meminta agar pelaku pembunuhan dijatuhi hukuman mati sebagai bentuk keadilan atas perbuatan keji yang telah dilakukan.
Subpraja menyebut pihak keluarga merasa sangat sedih dan terpukul atas kejadian tragis yang menimpa adiknya.
3. Juwita Banyak Menulis Tentang TNI dan Polri
Juwita, yang berstatus kontributor media online, diketahui memiliki perhatian besar terhadap kegiatan aparat TNI, Polri, serta instansi pemerintah lainnya di Banjarbaru.
Sebelum meninggal dunia, dia telah banyak menulis berbagai pemberitaan mengenai kegiatan TNI dan Polri, termasuk liputan tentang BNN, banjir di Liang Anggang, kegiatan TNI AU, pelantikan di TNI AD, hingga rotasi pejabat di Polda Kalsel.
Di balik berita-berita yang ditulis Juwita, ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh jurnalis yang meliput isu-isu sensitif, khususnya yang terkait dengan aparat militer dan kepolisian.
Tulisan-tulisan Juwita sering kali berisiko, mengingat ketegangan yang bisa muncul akibat kebijakan atau tindakan aparat yang mendapat sorotan tajam.
4. Mabes TNI Dapat Info Lain, Berbeda dari Lanal Balikpapan
Mabes TNI dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, Kalimantan Timur, memberikan keterangan berbeda terkait Kelasi Satu J, terduga pelaku pembunuhan jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, bernama Juwita.
Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap, telah mengonfirmasi, Kelasi Satu J merupakan pelaku pembunuhan Juwita.
Ronald juga mengatakan, pembunuhan terjadi pada Sabtu (22/3/2025), di Banjarbaru. "Kami mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Lanal Balikpapan berinisial J (23), terhadap korban Saudari Juwita (22)," ungkap Ronald dalam konferensi pers, Rabu (26/3/2025), dikutip dari TribunKaltim.co.
"Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 22 Maret 2025, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan," imbuh dia.
Meski demikian, Ronald mengaku pihaknya masih mendalami alasan Kelasi Satu J berada di Banjarbaru, apakah terkait perjalanan dinas atau pribadi.
Motif pembunuhan dan hubungan keduanya, kata Ronald, juga masih didalami.
"Kami masih mendalami hubungan antara korban dan tersangka, serta motif di balik kejadian ini," jelas Ronald.
Sementara itu, Mabes TNI mengaku mendapat informasi berbeda terkait keberadaan Kelasi Satu J di hari tewasnya Juwita.
Berdasarkan informasi yang diterima Mabes TNI, Kelasi Satu J berada di satuannya sejak 17 Maret 2025 hingga Kamis (27/3/2025).
"Informasi yang kita dapat, Kelasi J ini sejak tanggal 17 Maret sampai hari ini (Kamis), dia ada di satuannya, di Balikpapan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, Kamis.
"Nanti kita lihat (bagaimana kebenarannya), makanya kita tunggu saja. Jadi mohon bersabar, jangan artinya kita bertumpu pada opini, si A yang bersalah. Kan belum tentu. Kasihan dia kalau nggak bersalah nanti," jelas Kristomei.
5. Kelasi Satu J dan Juwita Bakal Menikah Mei 2025
Sementara itu, pihak keluarga Juwita dan rekannya mengungkapkan hubungan korban dengan Kelasi Satu J.
Rekan Juwita, Dewi, mengungkapkan korban dan Kelasi Satu J memang berpacaran.
Bahkan, menurut dia, keduanya akan menikah dalam waktu dekat.
"Mereka berpacaran dan informasinya akan menikah dalam waktu dekat," jelas Devi, rekan kerja Juwita, Kamis (27/3/2025), dikutip dari BanjarmasinPost.com.
Hal serupa juga disampaikan kakak Juwita, Subpraja Ardinata. Menurutnya, sang adik dan Kelasi Satu J sudah melangsungkan lamaran.
Tetapi, saat prosesi lamaran, Kelasi Satu J hanya diwakili ibu dan kakaknya saja.
"Bahkan, sudah ada prosesi lamaran kemarin. Posisi lamaran itu, yang bersangkutan (Kelasi J) tidak hadir, diwakilkan informasinya, mamaknya dan abangnya," katanya, dikutip dari YouTube tvOne, Kamis.
Subpraja menjelaskan, setelah prosesi lamaran tersebut, keluarga sudah mempersiapkan pernikahan Juwita dengan J.
Dia mengatakan prosesi pernikahan direncanakan akan dilakukan pada Mei 2025.
Namun, Subpraja tidak mengetahui tanggal pastinya. (*/BanjarmasinPost)
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Keluhkan Perilaku J Oknum TNI AL, Ini Curhat Juwita ke Rekan Jurnalis Banjarbaru Sebelum Meninggal
| Fakta Baru Kasus Pembunuhan Jurnalis Banjarbaru, Cairan Rahim Tak Cocok dengan Oknum TNI AL |
|
|---|
| Terungkap Motif Jumran Anggota TNI AL Bunuh Juwita Jurnalis Banjarbaru, Tak Mau Nikahi Korban |
|
|---|
| Jumran Anggota TNI AL Diduga Pakai Kaus Tangan saat Bunuh Juwita, Bikin Skenario Kecelakaan Motor |
|
|---|
| Reka Adegan Pembunuhan Juwita Jurnalis Banjarbaru, Jumran Anggota TNI AL Cekik Korban hingga Tewas |
|
|---|
| Update Terbaru Pembunuhan Jurnalis Juwita, Video Korban Diduga Dirudapaksa hingga Ada Pelaku Lain |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.