Tumbilotohe Gorontalo
DAFTAR Lokasi Tumbilotohe Gorontalo Malam Ini 26 Maret 2025, Lengkap Seluruh Wilayah
Tumbilotohe, atau yang dikenal sebagai "Malam Pasang Lampu," adalah tradisi khas Gorontalo yang menandai akhir bulan Ramadan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tumbilotohe-di-Gorontalo-004.jpg)
Berbagai kompetisi, seperti Lomba Adzan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Lomba Syarhil Quran, dan Tanggomo, akan menjadi daya tarik utama festival ini.
Sebagai apresiasi, Bank Muamalat Cabang Boalemo menyiapkan hampers menarik bagi para pemenang lomba.
4.Kabupaten Pohuwato
Festival Tumbilotohe Pohuwato akan dipusatkan di Lapangan Buntulia.
Festival ini dikemas dalam konsep Green, sebuah ajakan untuk menjaga lingkungan sambil menikmati malam bercahaya khas Gorontalo.
Lomba busana Muslim, Qasidah, serta berbagai kompetisi religi lainnya seperti Hadits dan Tilawatil Quran akan menjadi suguhan utama bagi warga setempat.
5.Kabupaten Bone Bolango
Tak kalah meriah, Kabupaten Bone Bolango menggelar Festival Pawai Obor & Koko'o, sebuah perayaan spektakuler yang akan dimulai dari Rumah Tiang (kediaman Bupati) dan berakhir di Center Point Kabupaten Bone Bolango.
Dipimpin langsung oleh Bupati Bone Bolango, Drs. Hi. Ismet Mile, MM, dan Wakil Bupati Risman Tolinggohu, festival ini menjadi ajang pertama yang diinisiasi oleh pemerintah daerah dalam rangka menyemarakkan Tumbilotohe dengan cara yang lebih meriah dan penuh kebersamaan.
Dengan begitu banyak kegiatan menarik, tak ada alasan untuk melewatkan kemeriahan Tumbilotohe tahun ini.
Mari bersama-sama kita rayakan malam bercahaya ini dengan penuh semangat dan kreativitas, melestarikan tradisi sambil menikmati keindahan budaya khas Gorontalo. Selamat menikmati Tumbilotohe 2025.
Apa itu Tumbilotohe?
Tumbilotohe merupakan tradisi turun-temurun di Provinsi Gorontalo.
Tradisi ini merupakan sebuah peristiwa di mana masyarakat Gorontalo menyalakan lampu pada hari ke-27 ramadan.
Kata Tumbilotohe diambil dari dua suku kata dalam bahasa Gorontalo yakni Tumbilo berarti menyalakan, dan Tohe berarti lampu.
Abdul Wahab Thomas, Dosen Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), mengatakan dalam tumbilotohe bermakna religiusitas, nilai kemanusiaan, penghormatan, penghambaan, doa, dan pengharapan.
Juga menyalakan lampu terdapat pengucapan doa-doa oleh masyarakat.
Tumbilotohe ini disebut merupakan jalur penghubung antara para pendahulu yang telah tiada dengan orang yang berada di masa kini.