Ramadan 2025
Doa dan Amalan di 10 Malam Terakhir Ramadan 2025 hingga Dapat Lailatul Qadar
Umat muslim pun berbondong-bondong untuk mencari malam yang lebih baik dari 1000 bulan yaitu Lailatul Qadar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/deytjtumt.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Bulan Ramadan 2025 kini hampir memasuki puncaknya.
Saat ini, bulan Ramadan 2025 telah memasuki di 10 malam terakhir.
Di antara 10 malam ini ada satu malam merupakan kesempatan emas bagi umat muslim.
Umat muslim pun berbondong-bondong untuk mencari malam yang lebih baik dari 1000 bulan yaitu Lailatul Qadar.
Dilansir dari Tribunnews.com, Ini adalah waktu yang sangat dinantikan, bukan hanya sebagai penutup Ramadan, tetapi juga sebagai kesempatan emas untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Mulai dari (20/3/2025) hingga (29/3/2025), umat Muslim di seluruh dunia memiliki kesempatan untuk memaksimalkan ibadah mereka.
Kenapa 10 Malam Terakhir Ramadhan Sangat Spesial?
Mengutip dari Kompas.com, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan, bahkan lebih dari kesungguhannya di waktu-waktu lainnya.
Hadis tersebut menyatakan: "Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, melebihi kesungguhan beribadah di selain malam tersebut." (HR. Muslim).
Ini adalah pengingat bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, karena masa ini adalah waktu yang sangat istimewa dan penuh keberkahan.
Namun, yang lebih istimewa lagi adalah adanya Lailatul Qadar, malam yang penuh kemuliaan dan lebih baik daripada seribu bulan.
Malam ini diyakini sebagai waktu turunnya Al-Quran dan malaikat, serta penuh dengan rahmat dan ampunan Allah SWT.
Lailatul Qadar sering kali terjadi pada malam-malam ganjil dalam 10 malam terakhir Ramadhan, meskipun waktu pastinya adalah rahasia Allah SWT.
Tanda-tanda Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh berkah dan kemuliaan di bulan Ramadan, yang diyakini lebih baik dari seribu bulan.
Pada malam ini, Allah SWT menurunkan Al-Quran dan malaikat Jibril turun ke bumi dengan membawa rahmat dan ampunan.
Malam ini disebutkan dalam Surat Al-Qadr (Surah 97) dalam Al-Quran, yang menyatakan bahwa Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan, dan pada malam ini segala urusan ditentukan oleh Allah.
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk beribadah lebih sungguh-sungguh, terutama pada 10 malam terakhir Ramadan.
hal ini untuk mencari Lailatul Qadar yang sering diyakini terjadi pada malam-malam ganjil seperti 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.
Malam ini adalah kesempatan emas untuk memohon ampunan, doa, dan rahmat Allah SWT.
Meskipun kita tidak bisa memastikan kapan Lailatul Qadar akan turun, ada beberapa tanda alamiah yang menjadi petunjuk datangnya malam tersebut.
Di pagi hari setelah malam Lailatul Qadar, udara biasanya terasa sejuk dan tenang, dan sinar matahari yang terbit terasa cerah namun tidak menyengat panas.
Inilah saat yang sangat dinantikan oleh umat Muslim, karena beribadah pada malam Lailatul Qadar diyakini mendapatkan pahala yang lebih baik dari seribu bulan atau sekitar 84 tahun!
Amalan yang Bisa Dikerjakan di 10 Malam Terakhir Ramadhan
Pada 10 malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Beberapa amalan yang sangat dianjurkan antara lain:
Shalat Malam
Shalat malam seperti Tarawih, Tahajud, dan Witir adalah ibadah yang sangat dianjurkan, khususnya pada malam-malam ganjil.
Dengan meningkatkan ibadah di malam-malam ini, kita berharap bisa meraih Lailatul Qadar.
Solat Tarawih
Ibadah yang bisa diamalkan umat musim di seluruh dunia pada malam Lailatu Qadar adalah dengan solat Tarawih.
Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di Ramadhan, dengan pahala besar, sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbanyak amal ibadah.
Itikaf
Itikaf, berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah SWT, adalah salah satu amalan utama di 10 malam terakhir.
Dengan itikaf, kita memfokuskan diri sepenuhnya untuk beribadah tanpa gangguan dari dunia luar.
Membaca dan Mentadaburi Al-Quran
Membaca Al-Quran adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam terakhir.
Menyimak setiap ayat dan mentadaburi maknanya akan mendekatkan hati kita kepada Allah SWT.
Berdzikir dan Bershalawat
Memperbanyak dzikir dan shalawat kepada Rasulullah SAW adalah amalan yang sangat baik di 10 malam terakhir Ramadhan.
Ini adalah cara untuk membersihkan hati dan memohon ampunan serta keberkahan dari Allah SWT.
Bersedekah
Ramadan adalah bulan yang penuh dengan berkah, dan bersedekah pada 10 malam terakhir Ramadhan menjadi salah satu cara untuk menyucikan harta dan menambah pahala.
Berdoa
Pada malam Lailatul Qadar, umat Muslim sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa, karena malam ini penuh keberkahan.
Imam Sufyan ats-Tsauri menyatakan bahwa berdoa pada malam ini lebih utama daripada shalat.
Setiap Muslim dapat berdoa sesuai kebutuhan mereka, termasuk doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku." (HR. Ahmad).
Ini adalah kesempatan untuk memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.
Memakai Pakaian Terbaik dan Berparfum
Ayyub As Sikhtiyani, seorang tabi'in, mengenakan pakaian terbaik, mandi, dan memakai parfum pada malam yang ia harapkan menjadi Lailatul Qadar.
Ini menunjukkan bahwa kita disarankan untuk memperbaiki penampilan dan menjaga kesucian fisik sebagai bentuk penghormatan terhadap malam yang penuh rahmat ini.
Memberi Makan Orang yang Berpuasa
Memberi makan orang yang berpuasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun." (HR. Ahmad).
Ini adalah cara untuk berbagi kebaikan dan mendapatkan pahala yang besar tanpa mengurangi pahala orang yang menerima bantuan.
Doa-doa yang Dianjurkan di Malam Lailatul Qadar
Salah satu keistimewaan malam Lailatul Qadar adalah kesempatan untuk berdoa.
Pada malam ini, Allah SWT mengabulkan doa-doa hambanya yang penuh harap dan taubat.
Beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar antara lain:
Doa Memohon Ampunan:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku."
Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka."
10 malam terakhir Ramadhan adalah waktu yang sangat berharga.
Ini adalah kesempatan untuk memohon ampunan dan rahmat Allah, serta meningkatkan kualitas ibadah.
Jika kita berhasil meraih Lailatul Qadar, pahala ibadah kita akan berlipat ganda, jauh melebihi amalan yang dilakukan selama seribu bulan.
Bayangkan, sebuah malam yang bisa memberi kita pahala hampir sepanjang hidup kita, sebuah kesempatan yang tidak ingin di lewatkan.
Saat 10 malam terakhir Ramadhan tiba, mari kita manfaatkan setiap detik untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kita tidak tahu pasti kapan malam Lailatul Qadar akan datang, namun kita bisa berusaha dengan ikhlas dan sungguh-sungguh untuk meraihnya.
Semoga Ramadan kali ini menjadi momen yang penuh berkah dan ampunan, serta membawa kita kepada kebaikan di dunia dan akhirat.
Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. (*)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.