Berita Nasional
Sales Mobil di Aceh Utara Ditemukan Tewas Terbungkus Karung, Pelaku Diduga Anggota TNI AL
Jasad korban ditemukan dalam keadaan terbungkus karung, diduga menjadi korban pembunuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PRIA-DIBUNUH-TNI-Kiri-Foto-Hasfiani-alias-Imam-37.jpg)
Ia juga berharap penyidik bekerja secara profesional dan tidak menghilangkan barang bukti yang dapat mengungkap fakta sebenarnya.
Baca juga: Waspada Zona Seismik! Gempa 3.2 Guncang Perairan Selatan Jawa, Kedalaman Hanya 10 Km
“Soal apakah ini pembunuhan berencana atau tidak, kami tidak tahu persis. Harap ini diperjelas,” tambahnya.
Sosok Hasfiani di Mata Keluarga dan Rekan
Semasa hidupnya, Hasfiani dikenal sebagai sosok pekerja keras.
Selain bekerja sebagai sales mobil di Krueng Geukuh, ia juga merupakan seorang perawat di Puskesmas Babah Buloh untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.
Hasfiani meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih berusia 12 tahun, 4 tahun, dan 6 bulan.
Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Aceh Utara, Bahrun Walidin, menyebut korban sebagai pribadi yang humoris dan religius.
“Dia itu humoris, dia juga qori. Setiap ada kegiatan, dia selalu menjadi pembaca Qur’an dan doa. Dia jago ngaji,” ucap Bahrun.
Baca juga: Matris Lukum Lolos Jerat Kasus Korupsi Benteng Otanaha Gorontalo, Hakim: Terbukti tapi bukan Pidana
Bahrun menegaskan bahwa pihaknya mendukung upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembunuhan.
“Kami merasakan luka mendalam. Kami minta Presiden Prabowo Subianto memberikan hukuman terberat untuk pelaku,” tandasnya.
Jenazah Hasfiani telah dimakamkan di TPU Desa Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, dengan diiringi tangis keluarga dan kerabatnya.
Kini, masyarakat menanti kejelasan hukum atas kasus ini, berharap keadilan benar-benar ditegakkan.