Kultum Ramadan 2025
Kultum Ramadan: Makna Cinta Dalam Berbagai Aspek Kehidupan Selama di Bulan Suci Ramadan
Cinta kepada Allah SWT merupakan cinta yang paling utama. Salah satu cara mengekspresikan cinta tersebut adalah dengan menjalankan ibadah puasa
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Minarti Mansombo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kultum-Ramadan-fghgvfsdv.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kultum Ramadhan (Kurma), Mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Mawar Sumaila menyampaikan kultum bertajuk "Ramadhan Penuh Cinta".
Kultum Mawar menyoroti makna cinta dalam berbagai aspek kehidupan selama bulan suci Ramadhan.
Diketahui sebanyak 30 Mahasiswa Ilmu Hadist IAIN Sultan Amai Gorontalo bekerja sama dengan TribunGorontalo.com dalam program Kultum Ramadan.
Program tersebut akan tayang di media sosial YouTube dan Facebook TribunGorontalo.com setiap pukul 17.00 Wita.
Dalam kultumnya, Mawar mengawali ceramah dengan mengajak para jamaah untuk mensyukuri nikmat iman, Islam, dan kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan.
Baca juga: Waspada Zona Seismik! Gempa 3.2 Guncang Perairan Selatan Jawa, Kedalaman Hanya 10 Km
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan cinta-cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, Al-Qur'an, keluarga, saudara, sesama, dan bahkan kepada diri sendiri.
"Ramadhan adalah bulan yang Allah turunkan sebagai wujud kasih sayang-Nya kepada kita. Di bulan ini, kita diajak untuk menumbuhkan dan menyebarkan cinta dalam berbagai bentuk, baik melalui ibadah, berbagi, maupun kepedulian terhadap sesama," ujarnya.
Mawar menekankan bahwa cinta kepada Allah SWT merupakan cinta yang paling utama. Salah satu cara mengekspresikan cinta tersebut adalah dengan menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan.
Ia mengutip hadits qudsi yang menyebutkan bahwa puasa adalah ibadah yang paling dicintai Allah karena dilakukan semata-mata untuk-Nya.
Selain itu, Mawar juga mengajak jamaah untuk menunjukkan cinta kepada Rasulullah SAW dengan mengikuti sunnah-sunnahnya.
"Jika kita benar-benar mencintai Rasulullah, maka kita harus meneladani akhlaknya dan mengamalkan sunnah-sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Tak kalah penting, Mawar mengajak jamaah untuk mencintai Al-Qur'an dengan memperbanyak tilawah selama bulan Ramadhan.
Ia menyampaikan hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa membaca satu huruf dari Al-Qur'an akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan sepuluh kali lipat.
Baca juga: Rektor UNG Beri Selamat Kepada 1.993 Calon Mahasiswa Baru yang Berhasil Lulus Jalur SNBP 2025
Dalam aspek sosial, Mawar menyoroti pentingnya cinta kepada keluarga, saudara, dan sesama. Ia menganjurkan berbuka puasa bersama sebagai bentuk mempererat hubungan keluarga serta bersedekah untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sikap toleransi dan saling menghormati antar sesama manusia.
Sebagai penutup, Mawar mengingatkan agar tidak melupakan cinta kepada diri sendiri dengan menjaga kesehatan, meningkatkan ilmu, serta mengembangkan diri secara jasmani dan rohani.
Ia berharap agar Ramadhan tahun ini menjadi momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. (*)