Longsor Tenda Gorontalo
Sisa Material Longsor Masih Menutupi Jalan Kelurahan Tenda Gorontalo, Lalu LIntas Tersendat
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi masih mengalami kemacetan dari kedua arah. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/LONGSOR-DI-PABEAN-Sisa-material-pasir-dikarenakan-longsor-masih-menumpuk-di-jalan-Kelurahan-Tenda.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Kota Gorontalo – Sisa material longsor akibat hujan deras masih menumpuk di jalan menuju Tangga 2000, Kota Gorontalo, menghambat arus lalu lintas kendaraan, Selasa (18/3/2025).
Pasir dan kerikil yang terbawa air dari gunung membuat jalan di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, hanya bisa dilalui satu mobil, menyebabkan antrean panjang.
Pantauan Tribun Gorontalo pada Selasa (18/3/2025) menunjukkan bahwa separuh badan jalan masih tertutup material longsor.
Padahal, sehari sebelumnya satu unit alat berat excavator telah dikerahkan untuk membersihkan jalan tersebut.
Baca juga: Cerita Fauzan Damolawan, Mahasiswa Berprestasi IAIN Gorontalo, Gemar Tilawa hingga Kaligrafi
Namun, Nawir Minyoo, warga setempat, mengungkapkan bahwa pasir yang menumpuk di jalan sebenarnya telah dibersihkan tetapi kembali dikumpulkan oleh warga.
"Ini pasir yang sore hari sebenarnya sudah dibersihkan, tapi warga kembali menumpuknya karena mengira excavator akan datang lagi," ungkapnya.
Sayangnya, sekitar pukul 13.00 WITA, excavator tersebut dipindahkan untuk membersihkan wilayah Sabua, Kelurahan Tenda, dan belum kembali hingga saat ini.
Kemacetan Parah, Warga Resah
Warga khawatir kondisi ini akan semakin parah di pagi hari, terutama karena jalan tersebut merupakan jalur utama bagi kendaraan besar dari Pertamina.
"Macet sekali kalau pagi. Ini saja sudah susah dilewati mobil besar," ujar Nawir.
Beberapa rumah warga yang terdampak longsor sudah mulai dibersihkan.
Baca juga: Pelaku Pungli Parkir Pasar Senggol Gorontalo Dicari Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Bakal Diproses
Material pasir yang menutupi dapur serta bagian belakang rumah telah disingkirkan, sementara tembok yang jebol dipagari dengan karung berisi pasir sebagai penahan darurat.
Diketahui, sebanyak 14 rumah terdampak longsor akibat hujan deras yang terus mengguyur sejak Juli 2024.
Salah satu warga terdampak, Surya Djafar, mengatakan pasir bercampur batu kerikil telah merusak atap dapurnya.
"Atap dapur kami sudah tertutup pasir. Lama-lama ini bisa jebol," keluhnya.
Warga Belum Dapat Bantuan, Keluhkan Minimnya Respons Pemerintah
Ironisnya, meskipun sudah beberapa bulan berlalu, para warga mengaku belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.
"Belum ada bantuan dari pemerintah untuk kami," ujar Surya.
Keluhan serupa disampaikan oleh Jumria Rauf, warga lainnya yang merasa bahwa pemerintah hanya fokus pada area tertentu.
"Jangan hanya bagian sebelah yang diperhatikan. Kami yang tinggal di dekat gunung juga mohon diperhatikan," katanya.
Ia menuding pemerintah hanya datang untuk mendokumentasikan kondisi di lokasi tanpa ada tindakan nyata.
"Mereka datang foto-foto, tapi tidak ada hasil. Selalu dibilang akan dirapatkan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut," kesalnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Tahir Laendeng, mengungkapkan bahwa longsor kali ini berdampak pada tiga titik.
"Titik pertama terdampak tujuh rumah, titik kedua empat rumah, dan titik ketiga tiga rumah," jelasnya.
Saat ini, sejumlah pihak terkait, termasuk pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat setempat, terus bekerja sama untuk membersihkan material yang menutupi akses jalan utama menuju pelelangan ikan.
"Saat ini satu alat berat masih bekerja membersihkan material yang menutup jalan," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi masih mengalami kemacetan dari kedua arah. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu lebih lama. (*)
| Keluh Kesah Warga Tenda Gorontalo Pasca Tanah Longsor, Rumah Rusak hingga Kekurangan Bahan Pangan |
|
|---|
| FOTO Kondisi Lokasi Longsor di Tenda Gorontalo, 14 Rumah Terdampak |
|
|---|
| Rumah Tertimbun Pasir Gunung, Surya Djafar Warga Tenda Gorontalo Minta Dibantu Pemkot |
|
|---|
| 14 Rumah di Kelurahan Tenda Gorontalo Terdampak Longsor, Pasir Nyentuh Atap |
|
|---|
| Detik-detik Longsor di Pabean Kota Gorontalo, Material Pasir 'Bertamu' ke Rumah Warga |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.