Longsor Tenda Gorontalo
Keluh Kesah Warga Tenda Gorontalo Pasca Tanah Longsor, Rumah Rusak hingga Kekurangan Bahan Pangan
Tanah longsor melanda belasan rumah warga di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulothalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-kondisi-rumah-Kelurahan-Tenda.jpg)
"Pemerintah hanya datang untuk foto rumah dan berkata, 'Kami masih rapatkan dulu'," ucap Jumria menirukan perkataan dari utusan OPD Kota Gorontalo yang datang menemui mereka kala itu.
Selain itu, warga terkendala kurangnya alat pengangkut pasir. Mereka saat ini hanya bisa bisa pinjam meminjam.
"Selalu pinjam di sini, kemudian dipinjam ke sana lagi, pengerjaan tidak selesai," ucapnya.
Meski pasir berhasil dibersihkan, dalam rumah masih becek.
Beberapa warga memilih mengungsi ke rumah keluarga mereka masing-masing. Sementara lainnya memilih bertahan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Aulia Akbar Abimanyu Jadi Tersangka Korupsi Revitalisasi Kawasan Kota Tua Gorontalo
Warga Talumolo diserang flu dan demam
Diberitakan sebelumnya, kondisi serupa juga dialami oleh masyarakat Talumolo, Kota Gorontalo.
Namun keluhan mereka diakibatkan dampak dari banjir bandang.
Diketahui setidaknya 1.000 rumah warga terdampak banjir pada Senin (17/3/2025).
Sejumlah warga Talumolo hingga kini berjibaku dengan material lumpur dan pasir yang masuk ke rumah mereka.
Banyak mengalami kerusakan dan kerugian perabotan di dalam rumah.
Mulai dari televisi, kulkas, tempat tidur, kasur, dap air, mesin cuci, tabung gas, kompor, dan beras.
Selain itu, beberapa warga dilanda penyakit flu dan demam.
Ismail Darise, warga Talumolo, mulai merasakan demam sejak Selasa (18/3/2025) pagi.
"Ini saya sekarang sudah mulai merasakan demam dan flu," ungkapnya.
Kendati demikian, ia terus membersihkan material lumpur yang mengendap di rumahnya.