Senin, 9 Maret 2026

Kultum Ramadan 2025

Kultum Ramadan: Waktunya Nge-hype Diri Lebih Baik oleh Ananda Saliko Mahasiswa IAIN Gorontalo

Mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Ananda Saliko, membawakan Kultum Ramadan (Kurma) bertajuk "Waktunya Nge-hype Diri Lebih Baik".

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab

TRIBUNGORONTALO.COM – Mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Ananda Saliko, membawakan Kultum Ramadan (Kurma) bertajuk "Waktunya Nge-hype Diri Lebih Baik".

Ia mengajak generasi muda untuk menjadikan Ramadan sebagai momen meningkatkan kualitas diri, baik dalam ibadah, akhlak, maupun kepedulian sosial.

Sebanyak 30 mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo bekerja sama dengan TribunGorontalo.com dalam program Kultum Ramadan, sebuah inisiatif untuk menyebarkan pesan-pesan inspiratif selama bulan Ramadan.

Program ini akan tayang di YouTube dan Facebook TribunGorontalo.com setiap pukul 17.00 Wita.

Dalam kultumnya, Ananda menuturkan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus. Tetapi momentum untuk meng-upgrade diri dari kebiasaan buruk, seperti bergosip, berkomentar negatif di media sosial, atau merasa rendah diri karena standar dunia maya.

Ia mengutip sebuah hadis dari Rasulullah SAW:

"Berapa banyak orang yang berpuasa, mereka tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya, selain lapar dan dahaga saja." (HR. An-Nasa’i).

Hadis ini menjadi pengingat bahwa puasa bukan hanya soal menahan makan dan minum, tetapi juga sarana introspeksi dan perbaikan diri.

Lebih lanjut, ia membahas tekanan sosial media yang sering membuat banyak orang merasa tidak cukup dengan apa yang dimiliki.

Melihat unggahan teman tentang perjalanan, makanan mewah, atau pencapaian mereka kerap menimbulkan perasaan iri atau rendah diri.

Namun, ia menegaskan bahwa kebahagiaan sejati dalam Islam bukan diukur dari pencapaian duniawi, melainkan dari seberapa besar manfaat yang kita berikan kepada sesama.

"Sebaik-baik kalian adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain." (HR. Daraqutni).

Dengan hadis ini, Ananda mengajak jamaah untuk tidak terpaku pada ekspektasi sosial media, tetapi fokus pada peningkatan kualitas diri dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebagai penutup, ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah kesempatan terbaik untuk benar-benar nge-hype diri, bukan hanya di dunia maya, tetapi di hadapan Allah SWT.

"Jangan cuma nge-hype diri karena dunia yang fana, tapi hype diri kita untuk mencapai akhirat yang abadi," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved