Berita Viral
Kesaksian Kusyanto Pencari Bekicot jadi Korban Polisi Salah Tangkap, Dipaksa Ngaku Mencuri
Kusyanto memberikan kesaksiannya usai dirinya menjadi korban salah tangkap kepolisian dan warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kusyanto-pencari-bekicot-korban-salah-tangkap-di-Grobogan-4.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kusyanto memberikan kesaksiannya usai dirinya menjadi korban salah tangkap kepolisian dan warga.
Kusyanto lantas menceritakan detik-detik dirinya dipaksa mengaku mencuri. Padahal ia sama sekali tak pernah melakukannya.
"Walau orang kecil, saya tidak pernah mencuri. Saya dipaksa mengaku maling, padahal saya bukan maling," ujar Kusyanto saat ditemui di rumahnya, Sabtu (8/3), dikutip dari Kompas.com.
Kusyanto juga menjelaskan apa yang terjadi kepadanya hari itu.
"Saya diapit di motor dan Pak Polisi itu duduk di belakang. Di perjalanan, kepala saya juga dipukuli disuruh mengaku mencuri pompa air diesel," ujarnya.
Respons Kapolres Grobogan
Setelah adanya insiden ini, Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto mendatangi rumah Kusyanto, Minggu (9/3) malam untuk meminta maaf.
Ike menyampaikan apa yang dilakukannya pada saat menemui Kusyanto di rumahnya.
"Kita berbincang panjang lebar, banyak sekali, saya menanyakan bagaimana kronologi Saudara Kusyanto ini diamankan, dan lain-lain," ujar Ike dalam Sapa Indonesia Malam KompasTV, Senin (10/3).
Kepolisian juga langsung memeriksa Aipda IR dan memberikan sanksi penempatan khusus.
"Saat ini kita lakukan pemberkasan, tadi sore sudah kita laksanakan gelar, dan yang bersangkutan memang terbukti secara kode etik," terang Ike.
Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan upaya rehabilitasi terhadap korban dengan melakukan pendampingan.
Kepolisian juga membantu korban dengan kendaraan dan alat yang digunakannya untuk bekerja. Nama baik Kusyanto juga berusaha dipulihkan.
"Terkait dengan pemulihan nama baik, tadi malam juga kami kumpul, ada Pak Kades, ada Pak Kadus, ada Pak RT, kami jelaskan bahwa hasil penyelidikan kami, Saudara Kusyanto ini tidak terbukti melakukan pencurian," papar Ike.
Baca juga: Eks Bupati Bone Bolango Gorontalo Hamim Pou Diduga Pakai Dana Bansos untuk Kepentingan Politik
Alasan Pelaku Menginterogasi Berlebihan
Ike mengungkapkan alasan Aipda IR melakukan tindakan interogasi berlebihan.
"Saya tanya kenapa, 'karena di sana ada massa banyak, Pak, jadi saya berlebihan'," kata Ike menirukan jawaban Aipda IR.