Berita Viral
Kesaksian Kusyanto Pencari Bekicot jadi Korban Polisi Salah Tangkap, Dipaksa Ngaku Mencuri
Kusyanto memberikan kesaksiannya usai dirinya menjadi korban salah tangkap kepolisian dan warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kusyanto-pencari-bekicot-korban-salah-tangkap-di-Grobogan-4.jpg)
Aipda IR Merupakan Kenalan Warga yang Kecurian
Menurut keterangan Ike, Aipda IR kenal dengan warga yang kecurian.
"Kenal, karena yang hilang salah satu blok mesin ini merupakan kakak kandungnya, saudaranya," ungkapnya.
Namun, Aipda IR dan Kusyanto tidak saling mengenal.
"Tidak kenal karena beda daerah," terang Ike.
Selain itu, Ike mengaku telah mengukur jarak rumah Kusyanto dengan lokasi kejadian.
"Kurang lebih 30 menit, jadi warga desa sebelah," paparnya.
Baca Juga: Momen Kapolres Grobogan Temui & Dengarkan Cerita Korban Salah Tangkap
Tanggapan Kompolnas
Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim menyampaikan tanggapan terhadap kejadian salah tangkap Kusyanto.
Ia menyatakan, Kompolnas sudah memantau kasus tersebut dan mengapresiasi adanya permintaan maaf dari Kapolres Grobogan.
"Artinya itu sudah baik dan ini ada pengakuan proses unprocedural," ujarnya di Kompas Petang KompasTV, Senin.
Yusuf mengatakan, pihaknya mendorong agar kasus ini terselesaikan dengan tuntas. Selain itu, pihaknya juga mendorong pembinaan profesionalisme terhadap anggota yang melakukan tindakan tidak sesuai prosedur.
Menurut keterangannya, penangkapan dan interogasi harus dilakukan setelah ada bukti awal.
"Kalau tidak punya bukti awal, akan terjebak salah tangkap," celetuknya.
"Jadi bergerak cepat responsif itu yes, tapi tetap menjunjung tinggi profesionalisme, prosedur, dan dilakukan secara proporsional," tambahnya.
Yusuf juga menjawab tentang kemungkinan adanya kompensasi terhadap korban sebagai upaya rehabilitasi terhadap korban atas kesalahan yang dilakukan pihak kepolisian.
"Ya, itu bisa saja, bisa dimungkinkan, cuma sekali lagi tergantung pada kondisi," ujarnya.
Kondisi yang dimaksud adalah bergantung pada koordinasi dan komunikasi pihak kepolisian dengan korban salah tangkap.
Artikel ini telah tayang di KompasTV dengan judul Fakta-Fakta Polisi Salah Tangkap Pencari Bekicot di Grobogan, Korban Mengaku Dipukuli