Berita Viral
Viral, Anak Istrinya Tewas Terjebak Banjir di Sukabumi, Sang Ayah Malah Asyik Berjualan di Pasar
Ibu dan anak ini meninggal saat berpelukan karena terjebak banjir. Namun, kelakuan sang ayah menjadi sorotan publik. Pasalnya sang ayah hanya santai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sdgwrtj5ykj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Banjir di Sukabumi ini ternyata membawa kesedihan.
Bagaimana tidak, salah satu korban dari banjir ini yakni ibu dan anak.
Ibu dan anak ini meninggal saat berpelukan karena terjebak banjir.
Namun, kelakuan sang ayah menjadi sorotan publik.
Pasalnya sang ayah hanya santai ketika anak dan istrinya tewas.
Baca juga: Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi Lagi, Masyarakat Diimbau Kerap Pakai Masker saat Beraktivitas
Dilansir dari Tribunnews, Aang, sang ayah menurut penuturannya sang anak dan istri telah mengungsi di tempat yang lebih aman.
Padahal istri dan anaknya ditemukan tewas akibat terjebak saat banjir Palabuhanratu.
Video Aang itupun menjadi viral di media sosial.
Raut wajah Aang tampak sama sekali tidak menunjukan kesedihan atas meninggalnya anak dan istri dalam banjir Palabuhanratu.
Ada seorang pria pula yang memarahi Aang menggunakan bahasa kasar.
Aang berkukuh bahwa istrinya, Santi alias Zahra (40) dan sang anak, Nurul (3) sudah mengungsi ke Cikakak, Desa Margalaksana, Kampung Ciganas.
Baca juga: Demi Dapat Sumbangan dari Warga, Pengemis di Malang Viral Karena Modusnya Pura-pura Mati
"Saya Haji Aang, suami Neng Santi yang di Kampung Gumelar, yang dinyatakan kata orang-orang istri dan anak saya terbawa arus.
Padahal, istri dan anak saya ada di wilayah Cikakak, Desa Margalaksana, Kampung Ciganas.
Alhamdulillah selamat. Apa yang diinfokan itu tidak sesuai," katanya dalam video.
Video itulah yang menjadi pemicu warga menjadi sangat geram.