Berita Viral
Balap Liar BMW Vs Fortuner Memakan Korban, Hantam Pengendara Sebabkan Satu Tewas dan Dua Luka-luka
Kejadiannya di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Sumatera Utara. Terungkap, mobil Fortuner tersebut rupanya sedang balap liar dengan mobil BMW.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/VIDEO-VIRAL-Mobil-BMW-ringsek-kecelakaan-menabrak-warga-Kota-Medan-Sumatera-Utara.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Tiga warga Kota Medan, Sumatera Utara, jadi korban ugal-ugalan sopir mobil BMW. Diketahui, mobil mewah tersebut menghantam tiga pengendara tersebut.
Kejadiannya di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Sumatera Utara. Terungkap, mobil BMW tersebut rupanya sedang balap liar dengan mobil Fortuner.
Dikutip dari TribunMedan.com, bahwa kejadian balap lia tersebut terjadi pada Minggu (9/3/2025) sekitar pukul 00.30 WIB.
Gara-gara aksi balap liar ini, tiga warga jadi korban, salah satu bahkan meninggal dunia. Korban tewas adalah NA (29), seorang wanita yang saat kejadian menumpang ojek online.
Baca juga: Dana Pokir tak Terealisasi jadi Alasan 30 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Ngambek
Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUP H. Adam Malik Medan untuk mendapatkan perawatan.
Diduga Hilang Kendali, BMW Tabrak Sepeda Motor
Saksi mata, Rizky, menuturkan bahwa kedua mobil melaju dari arah Pancurbatu menuju Kota Medan.
Saat melintas di kawasan Simpang Pos, BMW diduga kehilangan kendali dan menabrak pengendara sepeda motor yang melintas.
“Semalam ada mobil BMW dan Fortuner balapan mengarah ke Simpang Pos. Saat melintas di lokasi ini, mobil BMW menabrak pengendara sepeda motor. Ada satu penumpang yang meninggal,” ungkap Rizky.
Selain korban jiwa, pengemudi ojek online berinisial PS serta seorang pengendara motor lainnya mengalami luka-luka akibat insiden ini.
Viral di Media Sosial, Polisi Lakukan Penyelidikan
Rekaman kejadian ini sempat viral di media sosial TikTok melalui akun @semuakonten.com.
Dalam video yang beredar, terlihat puluhan warga mengerumuni lokasi kecelakaan, sementara seorang pria berpakaian ojek online terkapar di jalan dan dibantu warga sekitar.
Baca juga: Pemerintah Gorontalo Bakal Rutin Pantau Harga Gula Jelang Lebaran 2025 Karena Rawan Inflasi
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, mengonfirmasi bahwa ada dua sepeda motor yang menjadi korban akibat kecelakaan tersebut.
“Akibat kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia dan dua orang terluka. Korban yang meninggal berinisial NA,” jelas Made.
Saat ini, pihak kepolisian masih mengusut kasus tersebut, termasuk memburu pengemudi BMW yang kabur setelah kejadian.
“Kami sedang menyelidiki dan mencari mobil BMW yang diduga menabrak korban. Kami juga akan memeriksa CCTV untuk memastikan apakah benar terjadi balapan atau tidak,” ujar Made.
Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Balap Liar
Kasus ini menjadi perhatian serius kepolisian. AKBP I Made Parwita menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap para pelaku balap liar yang membahayakan nyawa orang lain.
“Kami tidak akan mentolerir aksi balap liar yang merugikan masyarakat. Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera melapor guna mempercepat proses penyelidikan.
Di sisi lain, keluarga korban tewas meminta keadilan dan berharap pelaku segera ditangkap.
“Kami berharap pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai ada korban lain akibat kelalaian seperti ini,” ujar salah satu kerabat NA.
Untuk mencegah kejadian serupa, polisi akan meningkatkan pengawasan di lokasi-lokasi yang sering dijadikan arena balap liar. Rencana pemasangan rambu peringatan dan CCTV di titik-titik rawan juga sedang dalam pembahasan bersama pihak terkait.
Penyelidikan masih terus berjalan, dan publik menunggu langkah tegas dari pihak berwenang untuk menindak pelaku serta mencegah aksi balap liar di masa mendatang.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.