Minggu, 15 Maret 2026

Berita Viral

Sempat Dilaporkan Hilang, Ibu dan Anak di Tambora Ditemukan Tewas di Toren, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang ibu berinisial TSL (59) dan putrinya, ES (35), sempat dilaporkan hilang ke polisi oleh sang putra, Ronny (32), sebelum akhirnya ditemukan tewa

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Sempat Dilaporkan Hilang, Ibu dan Anak di Tambora Ditemukan Tewas di Toren, Diduga Korban Pembunuhan
Kolase Tribunnews/net
MAYAT DALAM TOREN - Ilustrasi penemuan mayat dalam toren atau tandon air. Terkini, warga sekitar dikejutkam dengan penemuan dua mayat wanita, ibu dan anak, dalam toren di sebuah rumah di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (7/3/2025), 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Ibu dan anak ditemukan tewas di dalam toren.

Ibu dan anak perempuannya ini sebelumnya sempat dilaporkan hilang ke pihak kepolisian.

Hal itu dilakukan akibat ibu dan putrinya tak pulang beberapa hari.

Namun, mereka ditemukan di dalam toren dengan kondisi memprihatinkan.

Baca juga: Dua Lansia di Probolinggo Saling Bacok di Persawahan Akibat Cekcok Masalah Pribadi

Dilansir dari Kompas.com, Seorang ibu berinisial TSL (59) dan putrinya, ES (35), sempat dilaporkan hilang ke polisi oleh sang putra, Ronny (32), sebelum akhirnya ditemukan tewas di toren air rumah mereka di Tambora pada Kamis (6/3/2025) malam. 

Ketua RT 05 RW 002, Sripriyanty (45), mengatakan, anak laki-laki korban menyadari ibunya tidak pulang sejak Sabtu (1/3/2025) malam. 

Namun, ia tidak langsung melapor ke pengurus lingkungan. 

"Dia (Ronny) ngomong sama mantan RT, kan deket tuh rumahnya sama mantan RT-nya. Kalau saya mah kan agak jauh. Katanya dia bilang kalau mamahnya enggak pulang-pulang, saya mau lapor polisi aja. Tapi kata mantan RT itu, 'Jangan dulu, takutnya dia tiba-tiba pulang,'" ujar Sripriyanty saat ditemui Kompas.com di Jalan Angke Barat RT 5, RW 2, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (8/3/2025). 

Baca juga: Seskab Mayor Teddy Kembali Viral Karena Kini Resmi Naik Pangkat Jadi Letkol

Namun, akhirnya Ronny tetap melaporkan ke polisi bahwa ibu dan kakaknya menghilang pada Selasa (4/3/2025). 

Kabar kehilangan TSL dan ES juga mulai ramai diperbincangkan di media sosial. 

Sripriyanty pun terkejut melihat kabar itu. 

Pasalnya, tidak hanya sang ibu saja yang hilang, ES juga dikabarkan ikut menghilang. 

"Saya tahu dari Instagram teman saya, dikirim linknya. Mamahnya hilang sama kakaknya. Saya cuma kaget, perasaan yang pergi tuh mamahnya doang, kenapa yang bisa hilang kok dua orang, sama kakaknya," kata dia. 

Lalu, dua hari kemudian, tepatnya Kamis (6/3/2025), anak korban mencium bau menyengat yang berasal dari toren air di rumahnya. 

Baca juga: Akun IG Bupati Pekalongan Viral, Balas Kritikan Warga di Medsos Pakai Bahasa Kasar dan Mengancam

Ia kemudian kembali melapor ke polisi. 

"Hari Kamis, anaknya bilang kalau dia mencium bau mayat dan itu yang lapor ke polisi duluan anaknya juga. Saya juga dengar dari situ, soalnya dia apa-apa enggak bilang sama RT," jelas dia. 

"Saya juga bingung, katanya dia laporin ada mayat, yang menunjukan mayatnya di penampungan air itu anaknya yang lapor," sambung dia. 

Usai TSL dan ES dilaporkan tak bernyawa, polisi langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan pada Kamis (6/3/2025) malam dan proses evakuasi berlangsung hingga Jumat (7/3/2025) pukul 04.00 WIB. 

"Saya juga kaget saat polisi datang dan memastikan ada mayat di dalam. Warga juga tidak ada yang mendengar cekcok atau jeritan sebelumnya," ucap dia. 

Baca juga: Wali Kota Yogyakarta Viral Karena Tolak Mobil Dinas Rp3 Miliar, Lebih Pilih Beli Armada Sampah

Korban diketahui merupakan seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari berjualan es batu. 

Sementara anaknya yang berusia 35 tahun bekerja di bidang perpajakan. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian keduanya. 

Diberitakan sebelumnya, jenazah ibu dan anak ditemukan di dalam toren sebuah rumah di kawasan Tambora, Jakarta Barat

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung membenarkan penemuan mayat tersebut. 

"Kami membenarkan, betul (mayat dua orang dalam toren di Tambora)," kata Arfan saat dikonfirmasi, Sabtu (8/3/2025). 

Dia belum bisa menjelaskan secara perinci mengenai kronologi penemuan mayat tersebut. 

Baca juga: Nekat Naik Gunung Semeru Lewat Jalur Ilegal Pendaki Ini Viral, Kini Berakhir Minta Maaf

Arfan hanya menyebutkan bahwa keduanya diduga merupakan korban pembunuhan.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved