Kamis, 5 Maret 2026

Berita Viral

Hanya Karena Sukai Postingan Lelaki, Pelajar di Blitar Ini Viral Jadi Korban Bullying

Pelajar di Blitar menjadi korban bullying. Hal itu dikarenakan masalah sepele. Hanya karena pelajar tersebut menyukai postingan lelaki.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Hanya Karena Sukai Postingan Lelaki, Pelajar di Blitar Ini Viral Jadi Korban Bullying
DALL E
KORBAN BULLYING - Ilustrasi yang dibuat menggunakan aplikasi AI menunjukkan siswa korban bullying. Pelajar di Blitar jadi korban bullying hanya karena ngelike postingan lelaki 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pelajar di Blitar menjadi korban bullying.

Hal itu dikarenakan masalah sepele.

Hanya karena pelajar tersebut menyukai postingan lelaki.

Aksi bullying yang didapatkan pelajar itu pun viral di media sosial.

Dilansir dari TribunJatim.com, Unit Reskrim Polsek Sanankulon Polres Blitar Kota kemudian turun tangan menyelidiki video viral aksi bullying tersebut.

Baca juga: Viral, BBM Pertamax Dicampur Air, Mobil Milik Warga di Solo pun Mogok

Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar mengatakan aksi bullying terjadi sudah lama pada 27 Februari 2025.

"Kasus itu viral di medsos. Setelah Polsek melakukan penyelidikan dan dicari lokasi kejadian, akhirnya ditemukan lokasi kejadian," kata Samsul, Sabtu (8/3/2025).

Samsul menjelaskan, kronologi kasus bullying bermula ketika korban didatangi empat gadis teman sekolahnya di rumahnya Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Korban dijemput di rumahnya kemudian diajak keluar oleh para pelaku. Sampai di jalan sepi, korban diajak berhenti dan ditanyai oleh para pelaku.

Sedang para pelaku sebagian warga Sanankulon dan sebagian warga Srengat.

Baca juga: Ngaku Jadi Imam Mahdi, Pria di Garut Viral Minta Kiblat Umat Muslim Diubah ke Arah Timur

"Pelaku tanya ke korban kenapa kamu ngelike (menyukai) postingan pacarnya (pelaku). Lalu terjadi salah paham, korban dipukul dan ditendang oleh pelaku," ujarnya.

Dikatakan Samsul, pasca kejadian, awalnya korban takut untuk melapor ke polisi. Korban juga tidak berani cerita kepada orang tuanya.

Setelah didatangi Polsek Sanankulon, korban baru mau melapor ke Polres Blitar Kota. Sekarang, korban dan orang tuanya menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Blitar Kota.

"Korban dan pelaku merupakan teman satu sekolah di salah satu SMP di wilayah Srengat. Sementara korban dan orang tua diperiksa di Unit PPA," ujarnya.

Sampai sekarang, kata Samsul, korban masih merasakan nyeri di bagian perut dan wajah karena dipukul dan ditendang oleh pelaku.

Baca juga: Gaji Main Bola 8 Bulan Tak Dibayar, Mantan Pemain Timnas Ini Viral Jadi Penjual Es

Sumber: TribunJatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved