Berita Viral
Ngaku Jadi Imam Mahdi, Pria di Garut Viral Minta Kiblat Umat Muslim Diubah ke Arah Timur
Adapun video yang paling menjadi pusat perhatian publik adalah arah kiblat umat muslim diperintahkan diubah menjadi ke arah Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/thtyksrhnetyj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pria asal Garut Jawa barat mengaku dirinya sebagai Imam Mahdi.
Dia pun aktif membagikan videonya di TikTok.
Adapun video yang paling menjadi pusat perhatian publik adalah arah kiblat umat muslim diperintahkan diubah menjadi ke arah Timur.
Padahal kiblatnya umat muslim ke arah Barat tepat di mana matahari terbit.
Hal itulah yang menyebabkan pria ini bersikeras memerintahkan untuk mengganti kiblat.
Dilansir dari TribunJatim.com, pria ini bernama Abdul Rosid (60).
Baca juga: Gaji Main Bola 8 Bulan Tak Dibayar, Mantan Pemain Timnas Ini Viral Jadi Penjual Es
Video pengakuannya viral di media sosial setelah ia unggah di akun TikTok @abdul.rosid425 pada 26 Februari 2025.
Abdul Rosid diketahui merupakan warga Desa Panyindangan, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Saya Bapak Abdul Rosid ulama Pancasila sekaligus dirinya mengakui Imam Mahdi, mudah-mudahan kalian semua dalam pernyataan ini ada dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Amin," ujar Abdul.
Kemudian ia juga menyampaikan doa perlindungan bagi berbagai pihak, termasuk masyarakat Indonesia dan para pemimpin negara.
Abdul juga menegaskan identitasnya sebagai Imam Mahdi dan menyampaikan doa bagi sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri, serta jajaran TNI.
"Tak lupa bagi orang yang mendengarkan kabar gembira dari saya sebagai Imam Mahdi, dan tentunya juga, semua Ulil Amri yang ada di pusat, pada khususnya Pak Prabowo sekeluarga, juga wakilnya Bapak Gibran, sama ada dalam perlindungan Tuhan," ucapnya, melansir dari Tribunnews.
Baca juga: Sudah Berencana Nikah Malah Diselingkuhi, Pria di Tegal Viral Usai Tusuk Pacar Sampai Tewas
Dalam video yang direkam di dalam ruangan itu terlihat 12 orang dewasa dan sejumlah anak-anak yang ikut serta mendengarkan Abdul berbicara.
Ia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia menjaga perdamaian dan menghormati hukum negara.
Menurutnya, kemerdekaan yang telah diraih harus disyukuri dan dijaga dengan penuh tanggung jawab.