Senin, 9 Maret 2026

Banjir Leato Gorontalo

Tak Bisa Tidur Nyenyak Saat Hujan, Mince Napu Curhat Soal Banjir Leato Gorontalo

Wanita paruh baya ini merupakan salah satu warga Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tak Bisa Tidur Nyenyak Saat Hujan, Mince Napu Curhat Soal Banjir Leato Gorontalo
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
WARGA BERSIHKAN MATERIAL : Salah seorang warga tengah membersihkan material yang mulai mendekati rumahnya di Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Rabu (5/3/2025). Sejumlah warga mengeluhkan kondisi tanggul dan bantaran sungai yang mulai dipenuhi material banjir. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Menjelang sore sekira pukul 13.00 Wita, Rabu (5/3/2025), Mince Napu masih berusaha membersihkan sisa material banjir yang terjadi sore kemarin.

Wanita paruh baya ini merupakan salah satu warga Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

Pertengahan tahun 2024 saat sebagai besar wilayah Gorontalo diterjang, ia menjadi salah satu korbannya.

Rumahnya yang berada tepat di sebelah tanggul, kini makin tergerus air.

Tanggul setinggi hampir dua meter itu kini telah jebol, parahnya lagi, dinding dapur yang menjadi penghalang terkahir, juga turut serta terbawa arus. 

Kendati saat kemarin tidak seperah seperti tahun 2024, namun Mince masih menyimpan trauma berat. 

"Tidak bisa tidur nyenyak, bahkan kalau sudah mulai gelap langit, sudah pasti waspada," ungkapnya, Rabu (5/3/2025).

Saat banjir kemarin, Mince mengaku kewalahan membersih pasir material banjir. 

Saat ini suaminya dalam kondisi sakit, sementara warga lainnya juga disibukkan dengan membersihkan rumahnya masing-masing. 

"Kalau lalu banyak yang bantu, ini sekarang lagi puasa," keluhnya. 

Ia berharap, pemerintah segera melakukan upaya penanganan agar insiden seperti 2024 lalu tidak terjadi lagi. 

Ishak Adam, Warga lainnya juga mengakui kekhawatiran yang sama seperti Mince. 

Kepada TribunGorontalo.com, Ishak menunjukkan sejumlah bekas amukan air banjir tahun kemarin. 

"Ini coba bapak lihat, bekas airnya sudah hampir atap," tunjuk Ishak. 

Memang pemerintah telah membangun tanggul secara manual dengan menumpuk karung berisi pasir di bibir sungai. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved