Banjir Jabodetabek
Banjir Bandang di Tangsel Lumpuhkan Aktifitas Warga: Jalan Putus dan Pasar Terendam
Beberapa tempat juga menjadi imbas dari banjir ini seperti rumah penduduk, jalan utama serta pasar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bsjsjsnns.jpg)
Beberapa pengendara nekat menerobos banjir, tetapi banyak yang akhirnya terjebak.
Sebuah truk berwarna merah dan kuning menjadi perhatian warga karena mogok di tengah genangan.
Arief (38), warga Pondok Aren, menuturkan bahwa pengemudi truk awalnya mengira banjir tidak terlalu dalam.
"Dia pikir airnya cetek, jadi coba lewat. Eh, pas sampai tengah, ternyata dalam, yaudah mogok deh," kata Arief.
Di sekitar lokasi, anak-anak justru memanfaatkan situasi dengan bermain di air.
Mereka bahkan membantu perahu karet milik BPBD yang tengah mengantarkan warga melewati banjir.
Selain banjir, hujan deras juga menyebabkan longsor di Jalan Semanggi II, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur.
Rumah rusak akibat longsor
Dua rumah milik warga bernama Riky dan Emil mengalami kerusakan parah akibat tanah yang longsor di Jalan Semanggi II, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur.
Kapolsek Ciputat Komisaris Bambang Askar Sodiq menjelaskan, hujan deras menggerus fondasi rumah hingga akhirnya menyebabkan longsor.
"Derasnya aliran air hujan yang menggerus fondasi rumah hingga menyebabkan longsor," ujarnya.
Untuk mencegah risiko lebih lanjut, petugas telah mengevakuasi penghuni rumah dan memasang garis pembatas di sekitar lokasi.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan kelurahan serta dinas terkait untuk menangani situasi ini.
Lebih lanjut, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
"Kami mengimbau pemilik rumah untuk sementara waktu mengungsi hingga kondisi dinyatakan aman. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut," kata Bambang.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com