Banjir Talumolo Gorontalo
Akibat Banjir, Warga Talumolo Gorontalo Kesulitan Dapat Air Bersih, Kini Hanya Bisa Pasrah
Harun mengatakan air bersih di rumahnya mati padahal air tersebut akan digunakan untuk membersihkan lumpur dari rumahnya.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/strhge6u6yu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Banjir yang menerjang Kecamatan Talumolo, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo menyisakan perasaan sedih.
Bagaimana tidak, banjir yang datang secara tiba-tiba itu tak memberikan waktu kepada warga untuk menyelamatkan barang-barang berarti.
Sehingga seluruh perabotan dan stok makanan pun rusak karena diterjang banjir.
Banjir tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang cukup tinggi mengguyur Kota Gorontalo pada Selasa (4/3/2025) sejak siang hari.
Baca juga: 20 Tahun Warga Talumolo Gorontalo Was-was Ketika Hujan Datang, Takut Banjir Menerjang
Hujan yang berdurasi lama dengan intensitas yang cukup deras membuat air dari pegunungan merambat ke bawah hingga akhirnya membuat jebol tanggul di Talumolo.
Akibatnya, warga yang tinggal di bantaran jalan air pun menjadi sasaran.
Stok bahan makanan, kompor bahkan mukena tak dapat digunakan lagi.
Bahkan rumah milik warga terendam air dan lumpur.
Baca juga: Rumah Penuh Lumpur, 9 Warga Talumolo Gorontalo Nginap Sementara di Masjid
Seperti rumah milik Harun, warga Talumolo Gorontalo yang juga menjadi korban dari banjir ini.
Ia mengatakan air bersih di rumahnya mati padahal air tersebut akan digunakan untuk membersihkan lumpur dari rumahnya.
"Mati airnya, di sini sampai di belakang," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (4/3/2025) malam.
Kata Harun, sekitar ada 30 rumah yang mati air, yang ada hanyalah air yang berasal dari pegunungan yang sudah bercampur dengan lumpur.
Baca juga: Tangis Poni Darise Warga Talumolo Gorontalo, Mukenah Kotor dan Tak Bisa Salat Karena Banjir
"Mungkin ada sekitar 30-an rumah yang terkena dampaknya," lanjutnya.
Harun pun nampak sibuk menghidupkan mesin untuk membersihkan lumpur dan mengeluarkan air dari dalam rumahnya.
Namun, mesin itu tak kunjung hidup, dan air bersih yang sulit dia dapatkan.
Selain itu Poni Darise yang juga warga Talumolo Gorontalo juga merasakan dampak dari banjir.
Poni tak sempat menyelamatkan barang berharga miliknya.
Baca juga: Stok Beras untuk Puasa Rusak Terendam Lumpur, Warga Talumolo Gorontalo Pasrah Hadapi Banjir Bandang
Ia pun hanya bisa pasrah melihat rumahnya yang terendam banjir dan menunggu air surut.
Bersyukur, untuk berbuka puasa, ia mendapat takjil dari masjid terdekat.
Ia bahkan ketinggalan menunaikan salat magrib, isya dan tarawih akibat mukenanya kotor karena lumpur.
"So kotor pak, tidak bisa salat," keluhnya dengan mata berkaca-kaca.
Saat ini ia mengaku sangat membutuhkan makanan, untuk makan malam nanti dan sahur.
Baca juga: BREAKING NEWS: Talumolo Diterjang Banjir Gara-gara Tanggul Jebol
Poni berhadap, pemerintah segera membuat saluran di tengah kawasan pemukiman warga di Talumolo.
Pasalnya, Poni mengungkapkan, bahkan hanya diguyur hujan beberapa saat saja, ia bersama warga lainnya sangat was-was.
"Minta tolong kitorang (kami) tidak ada jalan air untuk keluar," harap Poni.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.