Sabtu, 7 Maret 2026

Ramadan 2025

Kemenag Provinsi Sebut Hilal Belum Terlihat di Gorontalo, Tertutup Awan Tebal

Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo sebut hilal di Gorontalo belum terlihat. Hal itu sebagaimana hasil ahir pantauan BMKG hilal tertutup a

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Kemenag Provinsi Sebut Hilal Belum Terlihat di Gorontalo, Tertutup Awan Tebal
TRIBUNGORONTALO/JEFRY POTABUGA
PANTAUAN HILAL - Pemantauan hilal 1 Ramadan 1446 Hijiriyah akan dilakukan di Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (28/2/2025).Penentu 1 Ramadan 2025 ini dinamakan rukyat hilal atau disebut juga pengamatan bulan sabit pertama setelah konjungsi atau ijtima.Pantauan hilal tersebut akan dilakukan pada pukul 18.03 Wita. Namun pihak Stasiun Geofisika BMKG Gorontalo telah berada dilokasi pukul 16.00 Wita. 

Yudi Bramntyo Tim Hilal Geofisika BMKG Gorontalo menerangkan bahwa mereka menggunakan alat teropong khusus memantau hilang dengan merek Founder optics.

Ia juga mengatakan faktor-faktor yang mempengaruhi adanya pemantauan hilal seperti faktor kondisi cuaca setempat, faktor alat dan teropong dan faktor pengamat.

"Jadi paling utama faktor cuaca, saat ini kita masih terlihat cuaca cerah, tapi penentuannya saat pemantauan saat matahari akan terbenam," ungkapnya. 

Selain itu alat-alat yang telah disiapkan pihak BMKG meliputi, kamera, lebtob dan GPS.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo Andri Wijaya Bidang menyebutkan hilal dari Gorontalo kecil kemungkinan akan terlihat.

"Pantaun hilal kecil kemungkinan akan terlihat di Gorontalo," jelasnya.

Sebab, faktor cuaca yang berawan di bagian ufuk barat menjadi salah satu tantangan penentu hilal tersebut.

"Tinggi hilal 3,7 derajat dan elongasi 5,4 derajat menjadi tantangan untuk mengamati," jelasnya.

Saat ini terlihat yang sudah mulai hadir beberapa pihak terkait seperti Kemenag Provinsi Gorontalo, BMKG.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved