Jumat, 6 Maret 2026

Ramadan 2025

BREAKING NEWS: Pemantauan Hilal di Gorontalo Penentuan Awal Ramadan 2025

Sementara itu, Yudi Bramntyo dari Tim Hilal BMKG Gorontalo menambahkan bahwa pemantauan hilal sangat bergantung pada tiga faktor utama, yaitu kondisi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: Pemantauan Hilal di Gorontalo Penentuan Awal Ramadan 2025
FOTO: Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com.
PANTAUAN HILAL--Pemantauan hilal 1 Ramadan 1446 Hijiriyah dilakukan di Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (28/2/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, GorontaloPemantauan hilal 1 Ramadan 1446 Hijriah di Gorontalo dilakukan di kawasan pesisir Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (28/2/2025).

Tim pemantau dari BMKG Stasiun Geofisika Gorontalo bersama perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) serta pihak terkait telah bersiap sejak pukul 16.00 Wita. 

Teropong khusus merek Fonduer Optics telah dipasang, dan berbagai peralatan pendukung seperti kamera, laptop, serta GPS juga telah disiapkan untuk mendukung akurasi pemantauan.

Pengamatan hilal sendiri dijadwalkan hingga pukul 18.03 Wita, sesaat sebelum matahari terbenam. Namun, tantangan besar menghadang tim pemantau. 

Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Andri Wijaya Bidang, mengungkapkan bahwa peluang hilal terlihat dari Gorontalo sangat kecil akibat faktor cuaca yang berawan di ufuk barat.

"Tinggi hilal hanya 3,7 derajat dengan elongasi 5,4 derajat. Dengan kondisi cuaca yang berawan, kemungkinan hilal bisa diamati sangat kecil," jelas Andri.

Sementara itu, Yudi Bramntyo dari Tim Hilal BMKG Gorontalo menambahkan bahwa pemantauan hilal sangat bergantung pada tiga faktor utama, yaitu kondisi cuaca, kualitas alat pemantauan, serta keahlian pengamat.

"Saat ini cuaca masih cerah, tetapi penentuannya tetap akan bergantung pada kondisi saat matahari terbenam," ujarnya.

Sejumlah pihak seperti Kemenag Gorontalo dan instansi terkait juga telah hadir di lokasi untuk menyaksikan proses rukyat hilal.

Tim pemantau akan terus mengamati hingga matahari benar-benar tenggelam guna memastikan hasil pengamatan yang akurat. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved