Kamis, 5 Maret 2026

Gempa Bumi

Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Selasa Pagi 25 Februari 2025, Cek Info BMKG

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada koordinat 9,65° Lintang Selatan dan 115,60° Buju

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Selasa Pagi 25 Februari 2025, Cek Info BMKG
BMKG
GEMPA BUMI - Pada Selasa, 25 Februari 2025, pukul 10:07:56 WITA, wilayah perairan selatan Bali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 3,2. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada koordinat 9,65° Lintang Selatan dan 115,60° Bujur Timur, dengan kedalaman 18 kilometer. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi baru saja terjadi pada Selasa, 25 Februari 2025, pukul 10:07:56 Wita.

Gempa bumi ini mengguncang wilayah perairan selatan Bali dengan magnitudo 3,2.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada koordinat 9,65° Lintang Selatan dan 115,60° Bujur Timur.

Secara detil, gempa bumi itu diinformasikan memiliki kedalaman di angka 18 kilometer.

Lokasi dan Wilayah Terdampak

Episenter gempa berada di laut, sekitar 70 km selatan Kota Denpasar, Bali.

Secara administratif, lokasi ini termasuk dalam wilayah Provinsi Bali, tepatnya di Kabupaten Badung.

Gempa dengan kedalaman 18 km dikategorikan sebagai gempa dangkal.

Menurut para ahli, gempa dangkal cenderung menyebabkan kerusakan lebih signifikan dibandingkan gempa yang lebih dalam, meskipun dengan magnitudo yang sama, karena energi getarannya lebih dekat ke permukaan.

Namun, dalam kasus ini, dengan magnitudo 3,2, dampak yang ditimbulkan belum diinformasikan sehingga belum diketahui kerusakannya. 

Upaya Mitigasi

Meskipun gempa kali ini tidak menimbulkan kerusakan, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memahami langkah-langkah mitigasi gempa bumi. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:

Edukasi dan Sosialisasi: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gempa bumi dan tindakan yang harus dilakukan saat gempa terjadi.

Konstruksi Bangunan Tahan Gempa: Memastikan bangunan dirancang dan dibangun sesuai standar tahan gempa untuk meminimalkan potensi kerusakan.

Pelatihan dan Simulasi: Mengadakan latihan evakuasi dan simulasi gempa secara berkala untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Pemantauan dan Informasi: Selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG atau otoritas terkait lainnya mengenai aktivitas seismik dan potensi gempa susulan.

Dengan kesiapsiagaan dan pemahaman yang baik, diharapkan masyarakat dapat meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi di masa mendatang.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved