Senin, 9 Maret 2026

CPNS 2024

Wanita Buruh Pabrik Gagal Jadi PNS karena Tinggi Kurang 0,5 Sentimeter, Padahal Skor SKD Tertinggi

Nasib malang dialami Tri Cahyaningsih, salah satu peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Wanita Buruh Pabrik Gagal Jadi PNS karena Tinggi Kurang 0,5 Sentimeter, Padahal Skor SKD Tertinggi
Kompas.com
GAGAL CPNS: Ilustrasi pin Korpri ASN, diambil dari Kompas.com, Kamis (20/2/2025). Seorang wanita buruh pabrik gagal menggapai impiannya menjadi PNS gara-gara tingginya tidak memenuhi standar. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Nasib malang dialami Tri Cahyaningsih, salah satu peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024.

Ibu dua anak ini diketahui bekerja sebagai buruh pabrik dari Desa Penggung, Kecamatan/Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Melansir Kompas.com, Cahyaningsih alias Ayya bercerita dirinya dinyatakan gagal sebagai penjaga tahanan dalam seleksi CPNS Kemenkumham Jawa Tengah.

Pasalnya, tinggi Ayya tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

"Minimal tinggi (tinggi badan minimal) 158 sentimeter. Nah pas di sana (seleksi kesehatan) cuma 157,5 aja," kata Ayya, Rabu (19/2/2025), dikutip dari TribunSolo.com.

Berkali-kali Ikut Seleksi CPNS

Kegagalan dalam seleksi CPNS bukanlah yang pertama bagi Ayya. Pada 2017, ia mencoba peruntungan dalam seleksi CPNS, namun gugur dalam tes seleksi kesamaptaan. 

Tahun berikutnya, ia kembali mencoba tetapi tidak dapat mengikuti tes. 

Pada kesempatan berikutnya, Ayya kembali mendaftar, tetapi saat itu ia sedang hamil dan melahirkan, sehingga tidak memungkinkan untuk mengikuti seleksi. 

Kesempatan tersebut menjadi yang terakhir baginya karena saat itu batas usia maksimal adalah 28 tahun. 

"Kan tidak bisa ikut lagi karena batas usia maksimal 28 tahun. 

Ya udah enggak bisa," ucapnya, Sabtu (9/11/2024). 

Namun, pengumuman pembukaan CPNS Kemenkumham Jawa Tengah tahun 2024 untuk formasi Penjaga Tahanan membawa harapan baru.

Dalam seleksi kali ini, batas usia maksimal dinaikkan menjadi 35 tahun, sehingga Ayya yang saat itu berusia 31 tahun masih memiliki kesempatan. 

Ia pun kembali mendaftar dan melakukan persiapan matang untuk mengikuti seleksi. 

Hasilnya, ia berhasil meraih skor tertinggi dalam SKD.

Baca juga: Penyebab Roni Imran dan Ramdhan Mapaliey Batal Dilantik meski Menangkan Pilkada Gorontalo Utara

Baca juga: Harta Kekayaan 6 Kepala Daerah Terpilih di Provinsi Gorontalo yang Dilantik Besok 20 Februari

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved