Pelantikan Gubernur Gorontalo
Penjaga Rumah Pribadi Wakil Gubernur Gorontalo Ungkap Sosok Asli Idah Syahidah Rusli Habibie
Seorang penjaga rumah pribadi milik Idah Syahidah Rusli Habibie membeberkan sosok asli dari Wakil Gubernur Gorontalo perempuan pertama.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dsghsrtysrgn.jpg)
"Kebetulan ada teman saya anggota Satpol PP Gorontalo Utara jadi pengawal bapak, bertugas di rumah pribadi," ceritanya.
Lanjut kata Samsudin, Ia kemudian diajak temannya untuk menjadi tukang bersih-bersih dikediaman pasangan Rusli Idah karena kebetulan mereka lagi membutuhkan pekerja.
Meski sempat tak diizinkan orang tua, Samsudin pun kekeh dan berhasil diberikan izin.
"Sempat tidak diizinkan, karena ada banyak hal yang mereka takutkkan apalagi tinggal dengan pejabat," ungkapnya.
Awalnya Samsudin hanya bekerja sebagai tukang bersih dan menata bunga selama satu tahun.
Baca juga: 10 ART Idah Syahidah Sibuk Persiapkan Kebutuhan Prosesi Adat Moloopu Gubernur Gorontalo
Kemudian Samsudin ditawari untuk mengikuti penerimaan anggota Satpol PP Gorontalo Utara.
Setelah lulus menjadi anggota Satpol PP, Samsudin tetap melakukan pekerjaan awalnya yakni menjaga rumah pribadi dan sesekali merawat pekarangan bunga.
Selama bertugas sebagai Satpol PP maupun penjaga rumah pribadi, Samsudin mengaku sedikit tau soalperjalanan panjang karier politik Idah dan Rusli.
Kendati Rusli telah berakhir masanya sebagai Gubernur di periode kedua, Samsudin tetap ingin terus menjadi penjaga rumah.
"Kalau orang lain setelah ada pekerjaan sebagai Satpol, mungkin akan resign dari sini, tapi ini bukan tentang pekerjaan," ungkapnya.
Sikap Rusli dan Idah memperlakukannya selama dirinya bekerja di rumahnya yang manjadi alasan utama Samsudin tetap bertahan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gusnar Ismail - Idah Syahidah Ikut Gladi Pelantikan Gubernur Gorontalo dan Wakil
Sempat ia mengundurkan diri selama kurang lebih tujuh bulan disebabkan karena saling menjatuhkan antara sesama pekerja.
"Tanpa saya minta, Ibu kembali minta saya jadi penjaga rumah," jelasnya.
Samsudin masuk diantara orang-orang yang tau perjalanan panjang Rusli dan Idah.
Bahkan tak tanggung-tanggung, ada satu koki yang diketahui telah puluhan tahun bekerja di rumah tersebut.
"Tukang masak sudah bekerja disini sekitar 35 tahun," pungkasnya. (*/Jian)